Baktora | MataMata.com
Jusuf Kalla saat menyapa korban bencana alam. (Instagram/@jusufkalla)

Matamata.com - Pengamat politik dari Universitas Andalas Padang, Asrinaldi, menilai bahwa dukungan yang diberikan oleh Jusuf Kalla (JK) kepada paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, tidak akan memengaruhi dukungan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Menurut Asrinaldi, masalah ini tidak akan menggoyangkan TKN karena dukungan JK kepada Anies sudah diketahui secara umum sejak awal.

JK, yang saat ini masih terafiliasi dengan Partai Golkar yang berada dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama Prabowo-Gibran, memberikan dukungan sebagai pilihan pribadi, bukan sebagai perwakilan partai.

Baca Juga:
Ketampanan Ajudan Prabowo Bikin Nikita Mirzani Kepincut, Tulis Pesan Cinta Ini

"Memang banyak kelompok di Golkar tidak sepenuhnya mendukung Prabowo-Gibran karena perbedaan pandangan dianggap wajar, dan setiap kelompok dihormati atas sikapnya itu," terang Asrinaldi, Rabu (20/12/2023).

Asrinaldi meyakini bahwa Golkar akan tetap teguh dalam mendukung Prabowo-Gibran karena itu merupakan sikap politik partai yang harus dipertanggungjawabkan.

Meskipun ada fraksi-fraksi seperti fraksi JK dan fraksi Aburizal Bakrie dalam Golkar, Asrinaldi merasa bahwa solidaritas mereka terhadap Prabowo-Gibran tidak sepenuhnya kokoh.

Baca Juga:
Utang Budi Anies ke Prabowo Saat Pilkada DKI 2017 Politikus Ini: 2.300 Kader Gerindra Turun, Tidur di Emperan!

Seperti diketahui, JK sendiri telah menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), dalam Pilpres 2024.

Alasan JK mendukung Anies Baswedan karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu adalah murid politiknya. Tidak hanya itu, JK meyakini, Anies Baswedan tidak terlibat dalam dugaan korupsi Formule E yang sempat mencuat ke publik.

"Karena memang tidak ada [korupsi] soal di Formula E itu. Jadi, integritasnya, kemampuan berpikir logikanya bagus, berpengalaman. Alhamdulillah ada banyak yang bagus. Karena itu maka, kita kalau ingin membawa bangsa ini ke tempat yang baik, harus pilih Anies," terang dia.

Baca Juga:
Serahkan Duit Donasi Rp 2 M ke Jusuf Kalla, Rachel Vennya Gugup

Meski JK menyatakan bahwa sikap politiknya adalah sesuatu yang objektif dan pribadi dalam Pilpres 2024, ia juga mengakui adanya batasan-batasan karena tidak lagi aktif di banyak kegiatan politik.

Hingga kini, paslon nomor urut 1 masih diusung oleh Nasdem, PKS dan PKB dalam rencana pemenangan di Pilpres 2024. Kampanye terus digalakkan dan tak sedikit para kandidat menyasar anak muda.

Bukan tanpa alasan, suara anak muda saat ini memang menjadi sasaran empuk, mengingat pemilih pemula bisa dipersuasi oleh para pasangan calon.

Dalam agenda terdekat, debat cawapres juga bakal dihelat. Bertempat di JCC Senayan, debat akan dimulai pada Jumat 22 Desember 2023, pukul 19.00 WIB.

Load More