Baktora | MataMata.com
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan saat memberikan gagasan pada debat capres-cawapres di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (13/12/2023). (Instagram/@cakiminow)

Matamata.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan memberi kritikan terhadap harga-harga kebutuhan pokok yang kian mahal saat ini. Anies mencurigai adanya permainan salah satu kelompok yang tak adil saat menentukan harga.

Bukan tanpa alasan, dalam beberapa kegiatannya saat bertemu pedagang pasar, ia tak memungkiri bahwa keluhan warga hampir sama, harga tinggi menyulitkan masyarakat saat ini.

Anies melihat ada kejanggalan jika saja harga-harga itu dimainkan oleh oknum tertentu. Ia bakal mengoreksi kesalahan tersebut, jika memang harga-harga di kelompok petani justru lebih murah.

"Jangan sampai di pasar harganya [kebutuhan pokok] mahal, tapi di lingkungan petani, peternak dan nelayan harganya murah. Tapi begitu sampai di pasar kayaknya harga menjadi tinggi," terang Anies, Selasa (26/12/2023).

Kenaikan harga dari tangan ketiga memang sudah biasa dilakukan. Kendati begitu, naiknya harga tersebut tak jarang diduga dinaikkan lebih tinggi, sehingga harga kebutuhan menjadi mahal.

Imbasnya di tangan pertama, baik petani hingga nelayan hanya mendapat untung yang sedikit.

"Tentu ini yang akan kita koreksi," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Seperti diketahui, fenomena kenaikan harga memang nyaris terjadi saat akhir tahun. Hal itu tak lain mengingat permintaan barang cukup tinggi, sehingga harga pun akan menanjak tinggi.

Load More