Matamata.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan baru-baru ini melanjutkan kampanyenya di Ambon, Provinsi Maluku bersama istrinya, Fery Farhati. Dalam kesempatan itu keduanya disuguhkan salah satu menu yang cukup nyeleneh, yakni Kue Yahudi.
Momen keduanya menyantap Kue Yahudi itu pun mendapat sorotan netizen di media sosial X atau Twitter dan juga Instagram Bahkan tak sedikit yang membuat candaan dengan mengaitkan santapan para tentara zionis Israel salah satunya burger.
Seperti diketahui, beberapa waktu belakangan, Anies Baswedan mengunjungi Ambon sebagai sasaran kampanye mendulang suara untuk Pemilu 2024. Tak hanya sendiri, Anies bersama istrinya Fery Farhati melakukan kampanye bersama dan momen kebersamaan mereka diunggah di akun @aniesbaswedan, Selasa (16/1/2023).
Dalam kesempatan itu Anies mampir di salah satu kedai roti yang menyediakan makanan khas Ambon. Ada banyak santapan untuk sarapan pagi, di antaranya, Pisang Asar, Kue Yahudi, Talang Sagu dan banyak lainnya.
Yang menjadi sorotan adalah Kue Yahudi yang disebutkan oleh Fery Farhati. Menu sarapan ini memang tak asing di telinga masyarakat, apalagi sebagian orang akan berfikir bahwa Kue Yahudi berkaitan dengan Israel-Palestina, dua negara yang saat ini sedang bersitegang untuk mempertahankan tanah mereka.
"Salfok sama Kue Yahudi," ungkap salah satu netizen.
"Mampus kau Yahudi, dimakan Pak Anies," celetuk netizen lain.
"Kue Yahudi vs Burger Zionis?," canda netizen satunya.
"Kue Yahudi, Amerika aja enggak berani lawan Yahudi, ini sama Pak Anies malah dimakan doong," kata lainnya.
Meski ada kemiripan namanya, Kue Yahudi hanya sebatas nama. Sejauh ini tidak ada sumber yang menyebutkan makanan tersebut berasal dari Yahudi hingga dikenal di Kota Ambon.
Nama Kue Yahudi sendiri dipopulerkan oleh salah satu keluarga Cokro yang ada di Desa Batumerah Kota Ambon sejak 1985. Nama Ibu Nur Bargeis dari Keluarga Cokro disebut-sebut pencipta makanan tersebut di mana wanita tersebut memiliki darah Arab-Ambon.
Disebut Kue Yahudi pun, hingga saat ini belum ada yang bisa memastikan bagaimana awal mulanya nama itu dipilih. Anak cucu keluarga Cokro pun juga tak banyak mengetahui muasal kue itu dinamakan Yahudi.
Terlepas dari makanan yang tak banyak diketahui asal muasal nama itu dipiliha, beberapa pendapat di sejumlah artikel, Kue Yahudi berbentuk seperti tart yang diberi toping coklat melingkar di atasnya.
Kue Yahudi di Ambon memang sudah ada sejak lama, bahkan menu sarapan ini sering dan banyak ditemui di Ambon ketika memasuki bulan Ramadhan.
Berita Terkait
-
Saudi Kedepankan Diplomasi Redakan Eskalasi di Timur Tengah, Jamin Keamanan Haji
-
Irak Tegas Menolak Wilayahnya Digunakan untuk Serang Negara Tetangga
-
China Dukung Kedaulatan Iran, Desak AS dan Israel Hentikan Serangan Militer
-
Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Pemerintah Intensifkan Negosiasi dengan Iran
-
Dampak Perang Iran-Israel: Kemenhaj Minta Relaksasi Tiket Garuda dan Hotel Saudi untuk Jemaah Umrah
Terpopuler
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
Terkini
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi