Matamata.com - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengambil langkah tegas dengan melaporkan Lisa Mariana atas dugaan pencemaran nama baik yang terjadi di media sosial. Laporan tersebut kini tengah didalami oleh pihak Bareskrim Polri. Sementara itu, Atalia Praratya, istri Ridwan Kamil, turut memberikan tanggapan di media sosial dengan mengutip pesan tentang karma.
Laporan Ridwan Kamil terhadap Lisa Mariana bermula dari unggahan di media sosial yang diduga menyudutkan dan mencemarkan namanya. Menindaklanjuti hal tersebut, Bareskrim Polri telah menerima laporan dan mengatakan bahwa kasus tersebut kini dalam proses pendalaman.
“Laporan tersebut sudah masuk ke kami dan saat ini sedang kami dalami,” ujar seorang sumber di Bareskrim Polri seperti dikutip dari Tribrata News.
Tindakan hukum yang diambil Ridwan Kamil merupakan bentuk komitmen untuk menjaga nama baik dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya etika dalam menggunakan media sosial.
Dalam keterangannya, pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, “Hak setiap orang untuk mendapatkan perlindungan atas nama baiknya, apalagi di era digital, informasi bisa menyebar sangat cepat dan menimbulkan dampak luas.”
Lebih lanjut, Ridwan Kamil menyampaikan keinginannya agar kasus ini menjadi pelajaran bersama. Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial. “Jangan meremehkan kekuatan kata-kata di dunia maya. Kalau tidak benar, maka penyebaran berita negatif dapat menjadi boomerang,” tuturnya.
Di sisi lain, Atalia Praratya terlihat mengunggah pesan di akun media sosialnya yang bernada sindiran soal hukum karma. Tanpa menyebut nama, ia menulis, “Karma itu nyata, apa yang kita lakukan pada orang lain pasti akan kembali, cepat atau lambat, bahkan sebelum kita siap menerimanya.”
Unggahan ini banyak ditafsirkan netizen sebagai respons atas dugaan pencemaran nama baik yang dialami suaminya.
Menanggapi kasus ini, publik pun menunjukkan beragam reaksi. Ada yang mendukung langkah hukum Ridwan Kamil, namun ada pula yang meminta agar semua pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kendati demikian, proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Menurut keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian, mereka akan memanggil saksi-saksi terkait serta melakukan pendalaman bukti digital atas laporan Ridwan Kamil. “Kami akan bekerja profesional dan sesuai SOP. Semua laporan masyarakat tentang dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE pasti kami tindak lanjuti,” jelas pihak Bareskrim Polri.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi di media sosial. Ridwan Kamil mengajak semua pihak untuk tidak mudah terpancing provokasi serta mengedepankan fakta sebelum menyebarkan sesuatu di dunia maya. “Mari kita jadikan media sosial sebagai ruang kebaikan, bukan ajang saling menjatuhkan,” pungkasnya.
Perkembangan kasus ini akan menjadi perhatian publik, menanti hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Dalam situasi apapun, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya sama-sama mengajak masyarakat untuk tetap menghargai hukum serta menjaga sikap santun dalam kehidupan digital.
Berita Terkait
-
Mediasi Gagal di PA Bandung! Sidang Cerai Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Masuk ke Pokok Perkara
-
Atalia Praratya Hadiri Sidang Cerai di PA Bandung, Kuasa Hukum Bantah Spekulasi Pihak Ketiga
-
Bantah Jadi Simpanan Ridwan Kamil! Aura Kasih Bongkar Rahasia Kekayaannya
-
KPK Dalami Informasi Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB dari RK ke Aura Kasih
-
Sidang Cerai Perdana AtaliaRidwan Kamil Digelar Tanpa Kehadiran Keduanya
Terpopuler
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
-
Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp50 Ribu per Jiwa
-
Wamenlu: Komite Nasional Dewan Perdamaian Gaza Bakal Diisi Teknokrat Palestina
-
Bulog Pastikan Stok Beras 3,3 Juta Ton Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026
-
Presiden Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT
Terkini
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
-
Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp50 Ribu per Jiwa
-
Bulog Pastikan Stok Beras 3,3 Juta Ton Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026
-
Presiden Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran