Matamata.com - Aktor ternama Jonathan Frizzy baru-baru ini menjadi perhatian publik setelah dirinya diperiksa oleh pihak kepolisian terkait dugaan penggunaan vape atau rokok elektrik yang mengandung zat keras.
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari penemuan vape yang diduga mengandung etomidate, sebuah senyawa yang berfungsi sebagai obat penenang dan hanya boleh digunakan dengan pengawasan medis.
Kasus ini bermula saat polisi melakukan razia dan mendapati sejumlah vape yang dicurigai mengandung zat berbahaya di salah satu tempat hiburan di Jakarta. Hasil pemeriksaan laboratorium selanjutnya mengindikasikan keberadaan etomidate pada cairan vape tersebut.
Hal ini sontak membuat pihak kepolisian bergerak cepat untuk mendalami pihak-pihak yang terlibat, tidak terkecuali kalangan selebriti yang diduga ikut menggunakan produk tersebut.
Nama Jonathan Frizzy, atau yang akrab disapa Ijonk, pun disebut-sebut dalam proses penyelidikan. Dirinya kemudian memenuhi panggilan dari kepolisian dan menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait dugaan penggunaan vape dengan kandungan zat keras itu.
"Pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi apakah yang bersangkutan mengetahui kandungan vape yang digunakannya," ujar Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat seperti dilansir Kompas.com, Senin (28/4/2025).
Dalam pemeriksaannya, Jonathan Frizzy yang hadir didampingi kuasa hukumnya, secara tegas mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui vape tersebut mengandung zat berbahaya.
"Saya benar-benar tidak tahu soal kandungan di dalam vape itu. Saya pikir ini barang umum yang banyak dijual di pasaran," ungkap Jonathan Frizzy di hadapan wartawan usai keluar dari kantor polisi.
Pernyataan ini selaras dengan komitmen Jonathan Frizzy selama ini yang dikenal menjauhi narkotika dan zat berbahaya. Lebih lanjut, kuasa hukum Jonathan Frizzy menekankan bahwa kliennya kooperatif dan siap membantu pihak berwajib untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas.
"Mas Ijonk hadir sebagai bentuk itikad baik, memberikan klarifikasi dan menjawab semua pertanyaan penyidik dengan terbuka," jelas kuasa hukum.
Hingga saat ini, polisi masih terus menelusuri jalur distribusi vape yang mengandung etomidate tersebut, serta memastikan siapa saja pihak yang terlibat baik sebagai pemakai maupun pengedar.
Polisi juga menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap Jonathan Frizzy masih berstatus sebagai saksi. Kombes Ade Rahmat Idnal menyampaikan, "Kami akan melihat fakta-fakta dan bukti yang ada. Apabila ditemukan unsur pidana, tentu proses hukum akan dilanjutkan sesuai peraturan yang berlaku."
Ia menambahkan, pemeriksaan terhadap sejumlah artis dalam kasus ini merupakan proses untuk memperjelas asal muasal barang serta keterlibatan oknum di balik peredaran vape berbahaya.
Kasus ini turut menjadi sorotan masyarakat, terutama karena melibatkan selebriti yang memiliki pengaruh besar di kalangan anak muda.
Banyak pihak berharap agar kasus semacam ini bisa menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan produk-produk yang berpotensi membahayakan kesehatan.
“Saya harap publik juga bisa lebih waspada dan tidak gampang percaya dengan produk yang belum jelas kandungannya,” tutup Jonathan Frizzy.
Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan dan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mengantisipasi peredaran vape berisi zat obat keras serupa di pasaran.
Sementara itu, Jonathan Frizzy menyatakan siap untuk kembali memberikan keterangan apabila dibutuhkan dalam proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Banjir Doa dari Rekan Artis hingga Kehadiran Tokoh Negara
-
Usai Lebaran Idul Fitri 2026, Wardatina Mawa bakal Gugat Cerai Insanul Fahmi
-
Esther Yu Bangga Didapuk jadi 'International Global Ambassador Vision+ dan iQIYI'
-
Resmi! Sabrina Chairunnisa Gugat Cerai Deddy Corbuzier
-
Doddy Irawan Bangga! 'Rempeyek Yekiko' Produksinya, jadi Langganan Artis hingga Menteri
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba