Matamata.com - Sebuah video yang viral di media sosial menampilkan dugaan aksi perampasan mobil oleh sekelompok penagih utang (debt collector) di kawasan Stasiun Whoosh Halim, Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (12/6).
Kapolsek Makasar Kompol Sumardi membenarkan adanya perselisihan antara pihak yang hendak menarik kendaraan dengan pemilik mobil.
“Informasi dari saksi menyebutkan bahwa korban keberatan saat kendaraannya hendak ditarik oleh pihak yang diduga debt collector,” ujar Sumardi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (16/6).
Namun hingga saat ini, kepolisian belum menerima laporan resmi dari pihak yang dirugikan. “Tidak ada laporan masuk ke kami terkait kejadian tersebut,” tambahnya.
Kejadian ini mencuat setelah akun Instagram @infojaksel.id mengunggah video keributan antara beberapa orang yang diduga debt collector dengan seorang pemilik mobil Toyota Avanza Veloz.
Dalam unggahan tersebut disebutkan, para pelaku memaksa mengambil kendaraan dan diduga meminta uang sebesar Rp25 juta agar mobil bisa dikembalikan, yakni Rp10 juta secara tunai dan Rp15 juta melalui transfer.
Lebih lanjut, salah satu dari mereka diduga merupakan pelaku penarikan kendaraan selebgram Clara Shinta pada 2023 silam di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Keributan itu akhirnya dilerai oleh petugas keamanan Stasiun Whoosh dan seorang anggota TNI yang berada di lokasi kejadian. (Antara)
Berita Terkait
-
Wakil Ketua MPR Sebut Usulan Pilkada oleh DPRD Layak Dikaji untuk Perbaiki Demokrasi
-
Akses Jalan KKA Aceh UtaraBener Meriah Kembali Normal, Mobilitas Warga Pulih
-
Tiga Aktivitas Diduga Perparah Banjir Tapanuli Selatan, KLH/BPLH Lakukan Peninjauan Ketat
-
Hingga September 2025, Kemnaker Catat 938 Ribu Peluang Kerja Tersedia di Seluruh Indonesia
-
Dua Saksi Mangkir Tanpa Konfirmasi dalam Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina, KPK: Tidak Hadir Tanpa Ada Pemberitahuan
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
-
Pemprov DKI Siapkan Anggaran LPDP Khusus Jakarta Rp100 Miliar untuk Tahun Depan