Matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menaikkan status lima pangkalan TNI Angkatan Udara dari tipe B menjadi tipe A.
Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 29 April 2025.
Keppres tersebut mencakup peningkatan status empat pangkalan operasional dan satu pangkalan pendidikan TNI AU.
Kelima pangkalan yang dimaksud adalah Lanud Soewondo (Sumatera Utara), Lanud Husein Sastranegara (Jawa Barat), Lanud Anang Busra (Kalimantan Utara), Lanud Raden Sadjad (Kepulauan Riau), serta Lanud Pendidikan Sulaiman (Jawa Barat).
Informasi dari laman resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Sekretariat Negara menyebutkan bahwa pembiayaan untuk peningkatan status lanud tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dengan kenaikan status ini, kelima lanud tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional serta kapasitas pendidikannya guna memperkuat pertahanan udara nasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo Umumkan Peluncuran B50 Juli 2026, Targetkan RI Swasembada Energi
-
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Targetkan Biaya Logistik Turun
-
PDIP Tegaskan Posisi Politik Penyeimbang Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Hendropriyono Ingatkan Masyarakat Waspadai Provokasi dan Upaya Adu Domba
-
Kepala Bakom RI: Makan Bergizi Gratis Mandat Rakyat, Tak Bisa Dihentikan
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal