Matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menaikkan status lima pangkalan TNI Angkatan Udara dari tipe B menjadi tipe A.
Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 29 April 2025.
Keppres tersebut mencakup peningkatan status empat pangkalan operasional dan satu pangkalan pendidikan TNI AU.
Kelima pangkalan yang dimaksud adalah Lanud Soewondo (Sumatera Utara), Lanud Husein Sastranegara (Jawa Barat), Lanud Anang Busra (Kalimantan Utara), Lanud Raden Sadjad (Kepulauan Riau), serta Lanud Pendidikan Sulaiman (Jawa Barat).
Informasi dari laman resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Sekretariat Negara menyebutkan bahwa pembiayaan untuk peningkatan status lanud tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dengan kenaikan status ini, kelima lanud tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional serta kapasitas pendidikannya guna memperkuat pertahanan udara nasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
-
DPR Puji Kesepakatan Penghapusan Bea Masuk 1.819 Produk Indonesia ke Amerika Serikat
-
Buka 'Era Keemasan Baru', Prabowo dan Donald Trump Sepakati Perjanjian Dagang Timbal Balik
-
Presiden Prabowo Setujui Penambahan 70 Ribu Polisi Kehutanan untuk Jaga 125 Juta Hektare Hutan
Terpopuler
-
Bulog Siapkan Gudang Logistik 2-3 Hektare di Kampung Haji Arab Saudi
-
Pramono Anung Rindukan Tradisi Silaturahmi Ramadan di Jakarta, Siapkan Insentif Belanja Murah
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Kemenkeu: Realisasi Utang Pemerintah Januari 2026 Capai Rp127,3 Triliun
-
BGN Tegaskan Kabar Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur Adalah Hoaks
Terkini
-
Bulog Siapkan Gudang Logistik 2-3 Hektare di Kampung Haji Arab Saudi
-
Pramono Anung Rindukan Tradisi Silaturahmi Ramadan di Jakarta, Siapkan Insentif Belanja Murah
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Kemenkeu: Realisasi Utang Pemerintah Januari 2026 Capai Rp127,3 Triliun
-
BGN Tegaskan Kabar Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur Adalah Hoaks