Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya pendekatan baru dalam menanggulangi kemiskinan di Indonesia, dengan menempatkan pendidikan sebagai strategi utama.
Dalam dialog terbuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/6), Muhaimin menyatakan bahwa bantuan sosial senilai Rp500 triliun selama ini belum cukup efektif mengubah kondisi masyarakat miskin secara berkelanjutan.
“Pemerintah ingin beralih dari sekadar menjaga angka kemiskinan menuju perubahan kondisi melalui pemberdayaan,” ujarnya.
Ia menilai pendidikan memiliki peran sentral dalam memutus mata rantai kemiskinan, terutama melalui pondok pesantren yang disebutnya sebagai aktor kunci dalam agenda pemberdayaan.
Untuk itu, pemerintah tengah menyiapkan 100 Sekolah Rakyat berbasis pesantren guna memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Pesantren menjadi tempat strategis bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk memperoleh pendidikan dan membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Muhaimin juga mengapresiasi kontribusi UIN Walisongo dalam mencetak sumber daya manusia dari kalangan pesantren dan santri.
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Nizar, menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis nilai kemanusiaan dan peradaban.
Ia menilai upaya tersebut harus dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah, pesantren, akademisi, pelaku usaha, dan sektor perbankan. (Antara)
Berita Terkait
-
Pulihkan Sarana Pascabencana, Kemenag Kucurkan Ratusan Miliar untuk Madrasah dan Pesantren di Sumatera
-
Khofifah Puji Peran Pesantren Bangkalan dalam Mencetak Generasi Qurani Berakhlak Mulia
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Wamenkop Minta Koperasi Pesantren Pasok Kebutuhan Pangan Lokal
-
Kejar Target 372 Unit Layanan Gizi di Kaltim, BGN Bakal Serap 18.600 Tenaga Kerja Lokal
-
Prabowo Targetkan Bangun 10 Kampus Kedokteran dan STEM Berstandar Dunia pada 2028
Terpopuler
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dukung DPR Tunda Impor 105 Ribu Pikap asal India
-
Persiapan Konser Tunggal 2026, King Nassar Targetkan Turun 10 Kg dan Perbanyak Jalan Kaki
-
ICW Desak KPK Awasi Pengelolaan 1.179 Satuan Gizi Polri Senilai Triliunan Rupiah
-
Dikaruniai Bayi Laki-laki, Irwansyah dan Zaskia Sungkar Anggap Kejutan Awal Ramadan
-
Ribuan Jamaah Makassar Ikuti Buka Puasa Bersama Program Raja Salman di Masjid 99 Kubah
Terkini
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dukung DPR Tunda Impor 105 Ribu Pikap asal India
-
Persiapan Konser Tunggal 2026, King Nassar Targetkan Turun 10 Kg dan Perbanyak Jalan Kaki
-
ICW Desak KPK Awasi Pengelolaan 1.179 Satuan Gizi Polri Senilai Triliunan Rupiah
-
Ribuan Jamaah Makassar Ikuti Buka Puasa Bersama Program Raja Salman di Masjid 99 Kubah
-
Mendes Yandri Usul Setop Izin Minimarket Baru demi Hidupkan Koperasi Desa