Matamata.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan harga secara nasional, termasuk bawang merah dan cabai rawit merah.
Berdasarkan data Panel Harga Pangan Bapanas per Jumat pukul 06.30 WIB, harga bawang merah kini berada di angka Rp37.900 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp44.955. Sementara harga cabai rawit merah turun menjadi Rp53.800 per kilogram dari Rp55.398.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas utama lainnya. Cabai merah keriting tercatat turun signifikan dari Rp42.697 menjadi Rp30.762 per kilogram, dan cabai merah besar dari Rp42.918 menjadi Rp28.235 per kilogram. Bawang putih bonggol turun tipis ke Rp33.400 per kilogram dari sebelumnya Rp39.999.
Untuk komoditas protein hewani, daging sapi murni turun menjadi Rp119.647 per kilogram dari sebelumnya Rp135.045.
Daging ayam ras kini dijual seharga Rp33.158 per kilogram, sedangkan telur ayam ras mengalami koreksi tipis ke Rp29.128 per kilogram. Harga daging kerbau, baik beku impor maupun segar lokal, juga terpantau menurun.
Harga beras menunjukkan pergerakan beragam. Beras premium sedikit naik ke Rp15.625 per kilogram, beras medium turun ke Rp14.130, dan beras SPHP Bulog naik ke Rp13.000 dari Rp12.565 per kilogram.
Di sektor bahan pokok lainnya, minyak goreng kemasan kini Rp19.773 per liter, minyak curah Rp16.818, dan Minyakita Rp16.318 per liter—seluruhnya mengalami penurunan. Gula konsumsi turun tipis menjadi Rp18.136 per kilogram, begitu pula dengan tepung terigu curah dan kemasan.
Komoditas ikan seperti ikan kembung, tongkol, dan bandeng juga mencatat penurunan harga yang cukup signifikan. Garam konsumsi tercatat turun menjadi Rp9.750 per kilogram dari sebelumnya Rp11.665.
Dengan tren penurunan ini, masyarakat diharapkan bisa memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di pasaran. (Antara)
Berita Terkait
-
Mendag Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran 1447 H
-
Yogyakarta Mantap Jadi Pusat Industri Kreatif, Kerajinan Lokal Tembus Pasar Eropa
-
Kerajinan Berbahan Alami dan Limbah Jogja Tembus Pasar Prancis dan London
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Bapanas Resmi Salurkan Beras SPHP 2026, Targetkan 828 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun
Terpopuler
-
Anak Indonesia Sampai Mars, Ini 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-anak Nonton 'Pelangi di Mars' di Bioskop!
-
Lia Warokka Rayakan Idul Fitri Tahun Ini dengan Penuh Prihatin: Dampak Perang Hambat Ekonomi
-
DPR Desak KPK Jelaskan Detail Perubahan Status Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026: 283 Ribu Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jakarta Hari Ini
-
Menhaj Jamin Keberangkatan Haji 2026 Sesuai Jadwal di Tengah Tensi Geopolitik
Terkini
-
DPR Desak KPK Jelaskan Detail Perubahan Status Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026: 283 Ribu Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jakarta Hari Ini
-
Menhaj Jamin Keberangkatan Haji 2026 Sesuai Jadwal di Tengah Tensi Geopolitik
-
Konflik Iran-Israel: PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Prabowo Dorong Diplomasi
-
KPK Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Masih Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara