Matamata.com - Indonesia dan Rusia menandatangani empat kesepakatan kerja sama bilateral dalam kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Istana Konstantinovskiy, St. Petersburg, Kamis (20/6).
Momen penandatanganan ini turut disaksikan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Keempat dokumen tersebut meliputi bidang pendidikan tinggi, transportasi, digital dan media massa, serta investasi.
Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah pendirian platform investasi bersama senilai 2 miliar euro antara Danantara dan Russian Direct Investment Fund (RDIF).
Adapun rincian kesepakatan mencakup:
Kerja sama pendidikan tinggi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia;
Nota kesepahaman bidang transportasi antara Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Perhubungan Rusia;
MoU pengembangan digital dan media massa antara Kementerian Komunikasi dan Digital RI dan kementerian mitra di Rusia;
Platform investasi Indonesia-Rusia yang dibentuk oleh Danantara dan RDIF.
Dalam konferensi pers bersama, Presiden Putin menegaskan pentingnya posisi Indonesia sebagai mitra strategis Rusia di kawasan Asia Pasifik. Ia juga menyebut volume perdagangan antara kedua negara meningkat 40 persen dalam empat bulan pertama 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar 4,3 miliar dolar AS.
Presiden Prabowo menyambut baik penguatan kerja sama ini, menyebut pertemuannya dengan Putin berlangsung dalam suasana hangat, intens, dan produktif.
Ia juga menilai bahwa hubungan Indonesia dan Rusia terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor.
Dalam lawatan ini, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri kabinet, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, Menkomdig Meutya Hafid, serta CEO Danantara Rosan Roeslani. (Antara)
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Buka Rakornas 2026 di SICC, Ribuan Pejabat Daerah Berkumpul
-
RI Protes Keras Serangan Israel di Gaza, Tempuh Jalur Diplomasi Lewat Board of Peace
-
Komisi X DPR Sebut Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Fokus pada Penguasaan Teknologi
-
Mensesneg: Istana Proses Persetujuan Pengunduran Diri Tiga Pimpinan OJK
-
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Pastikan Pendidikan dan RS Beroperasi
Terpopuler
-
KBM App Goes to Korea, Nikmatnya Strawberry Raksasa
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
Terkini
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog