Matamata.com - Sebuah pesawat milik Saudi Airlines kembali melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu (21/6) pagi.
Pesawat dengan nomor penerbangan SV5688 yang tengah melayani rute Jeddah–Surabaya terpaksa dialihkan untuk mendarat pukul 09.27 WIB demi alasan teknis guna menjamin keselamatan penerbangan.
Plt Director of Operation and Service PT Angkasa Pura Aviasi, Nugroho, menyampaikan bahwa proses penanganan terhadap pesawat dan seluruh penumpang telah berjalan sesuai standar operasional.
"Seluruh penumpang dan kru sudah diperiksa dan dinyatakan aman," ujarnya dalam keterangan tertulis di Medan.
Pesawat jenis Airbus A330 tersebut mengangkut 376 penumpang menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Penanganan insiden ini juga melibatkan aktivasi Emergency Operation Center (EOC) yang mengoordinasikan komite keamanan bandara.
Insiden ini terjadi hanya berselang empat hari setelah kasus serupa menimpa penerbangan Saudi Airlines SV-5726 rute Jeddah–Jakarta. Pada 17 Juni lalu, pesawat yang membawa 442 jemaah haji asal Depok sempat mendarat darurat akibat ancaman bom.
Setelah dilakukan penyisiran oleh tim penjinak bahan peledak Polda Sumatera Utara, pesawat dinyatakan aman.
Meski dua insiden terjadi dalam waktu berdekatan, Bandara Kualanamu memastikan operasional tetap berjalan normal dan kondusif. "Kami tetap berkomitmen untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pengguna jasa bandara," tegas Nugroho. (Antara)
Berita Terkait
-
Wakil Ketua MPR Sebut Usulan Pilkada oleh DPRD Layak Dikaji untuk Perbaiki Demokrasi
-
Akses Jalan KKA Aceh UtaraBener Meriah Kembali Normal, Mobilitas Warga Pulih
-
Tiga Aktivitas Diduga Perparah Banjir Tapanuli Selatan, KLH/BPLH Lakukan Peninjauan Ketat
-
Hingga September 2025, Kemnaker Catat 938 Ribu Peluang Kerja Tersedia di Seluruh Indonesia
-
Dua Saksi Mangkir Tanpa Konfirmasi dalam Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina, KPK: Tidak Hadir Tanpa Ada Pemberitahuan
Terpopuler
-
Perdana Tampil di 'The Icon Indonesia', Sienna Spiro Bangga
-
Pemerintah Kucurkan Rp57 Miliar untuk 122 Program Riset Kampus
-
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Energi Paling Lambat 2029
-
Yusril Ihza Mahendra Usul Ambang Batas Parlemen Disetarakan dengan Jumlah Komisi DPR
-
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
Terkini
-
Pemerintah Kucurkan Rp57 Miliar untuk 122 Program Riset Kampus
-
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Energi Paling Lambat 2029
-
Yusril Ihza Mahendra Usul Ambang Batas Parlemen Disetarakan dengan Jumlah Komisi DPR
-
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
-
Prabowo Targetkan Revitalisasi 288 Ribu Sekolah dan Digitalisasi Kelas hingga 2028