Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa seluruh siswa yang terdaftar di Sekolah Rakyat berasal dari keluarga berpenghasilan rendah dan telah memenuhi syarat pendaftaran program tersebut.
Menurutnya, Kementerian Sosial telah melakukan verifikasi data langsung ke lapangan.
“Kementerian Sosial sudah survei ke rumah mereka. Setelah data diterima, tim turun ke rumah, memotret, menghitung, dan mencatat. Jadi, semua berbasis pada fakta kondisi rumah mereka,” ujar Muhaimin di Jakarta, Senin malam.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Ia menyebutkan bahwa seluruh calon siswa telah melalui proses administratif, yakni terdaftar dalam Desil 1 dan 2 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Setelahnya, tim khusus melakukan kunjungan ke rumah calon siswa untuk mencocokkan data dengan kondisi riil. Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah turut memastikan bahwa setiap peserta benar-benar layak mengikuti program Sekolah Rakyat.
Selain verifikasi data, seluruh siswa juga diwajibkan mengikuti tes kesehatan sebelum diterima.
Saifullah menambahkan, proses validasi ini dilakukan sesuai dengan mekanisme dan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, guna memastikan program ini tepat sasaran kepada keluarga yang miskin dan sangat miskin. (Antara)
Berita Terkait
-
Komisi X DPR Sebut Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Fokus pada Penguasaan Teknologi
-
Sebut Siswanya 'Brilian dan Berlian', Khofifah Ingin Sekolah Rakyat Jatim Jadi Motor Penggerak Ekonomi
-
Kunjungan Prabowo ke Kalsel: Hambatan Lahan Sekolah Rakyat Langsung Beres!
-
Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menanggapi santai kelaka
-
Retret 8 Jam di Hambalang: Dari Perluasan Sekolah Rakyat hingga Rencana Pasukan Perdamaian ke Gaza
Terpopuler
-
KBM App Goes to Korea, Nikmatnya Strawberry Raksasa
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
Terkini
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog