Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa seluruh siswa yang terdaftar di Sekolah Rakyat berasal dari keluarga berpenghasilan rendah dan telah memenuhi syarat pendaftaran program tersebut.
Menurutnya, Kementerian Sosial telah melakukan verifikasi data langsung ke lapangan.
“Kementerian Sosial sudah survei ke rumah mereka. Setelah data diterima, tim turun ke rumah, memotret, menghitung, dan mencatat. Jadi, semua berbasis pada fakta kondisi rumah mereka,” ujar Muhaimin di Jakarta, Senin malam.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Ia menyebutkan bahwa seluruh calon siswa telah melalui proses administratif, yakni terdaftar dalam Desil 1 dan 2 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Setelahnya, tim khusus melakukan kunjungan ke rumah calon siswa untuk mencocokkan data dengan kondisi riil. Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah turut memastikan bahwa setiap peserta benar-benar layak mengikuti program Sekolah Rakyat.
Selain verifikasi data, seluruh siswa juga diwajibkan mengikuti tes kesehatan sebelum diterima.
Saifullah menambahkan, proses validasi ini dilakukan sesuai dengan mekanisme dan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, guna memastikan program ini tepat sasaran kepada keluarga yang miskin dan sangat miskin. (Antara)
Berita Terkait
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK
-
Mensos Bentuk Tim Khusus dan Gandeng KPK Usut Polemik Pengadaan Barang
-
Mensos: Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa Tahun Ini
-
Siswa Sekolah Rakyat Manado Raih Emas Wushu Nasional, Mensos Beri Apresiasi Tinggi
Terpopuler
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
-
John Herdman Bangga Mathew Baker Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
Terkini
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
-
John Herdman Bangga Mathew Baker Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
Tumbuh 34 Persen, Belanja Negara Mei 2026 Didorong Program Makan Bergizi Gratis dan Bansos