Matamata.com - Kedutaan Besar (Kedubes) Turki di Jakarta membuka pameran seni lukis Wisdom of Thread sebagai bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Turki dan Indonesia.
"Acara ini penting karena tahun ini adalah peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kita dengan Indonesia," ujar Kuasa Usaha Konselor Kedubes Turki di Jakarta, Resat Ugur Karacan, saat pembukaan pameran di Museum Hadiprana, Jakarta, Jumat (9/8).
Pameran yang berlangsung selama sepekan ini menampilkan karya seniman Turki, Ibrahim Eraslan. Lukisan-lukisan tersebut dibuat menggunakan teknik akrilik pada karpet, memadukan unsur tradisional dan modern dalam satu karya.
Karacan menegaskan, kegiatan ini menjadi wujud kerja sama budaya yang terus berkembang antara kedua negara.
"Ini adalah contoh yang sangat baik dalam hubungan kita di bidang budaya yang semakin berkembang dan meluas. Kami ingin lebih banyak berkoordinasi dan bekerja sama dengan Indonesia di bidang ini. Karena kami yakin budaya kita sebenarnya sangat dekat," ucapnya.
Menurutnya, meski jarak kedua negara jauh, kesamaan budaya terasa erat baik secara historis maupun masa kini. "Oleh karena itu, kami ingin berkembang di masa depan," tambahnya.
Sementara itu, Ibrahim Eraslan menjelaskan, lukisan yang ia hadirkan menggambarkan perempuan-perempuan Turki di masa lalu yang sering mengalami penderitaan dan kesedihan.
"Semua pengalaman itu, kesedihan itu kalian bisa melihatnya dan bisa membacanya dari raut wajah mereka," katanya.
Ia berharap karyanya menjadi pengingat untuk menghargai perjuangan perempuan.
"Saya ingin menunjukkan bahwa para perempuan ini mengalami kesedihan mendalam, dan perjuangan dan kesedihan ini membuat wajah mereka terlihat sangat lelah. Jadi, pada akhirnya saya mohon untuk tidak membuat lelah ibu kita. Semua gambar-gambar ini karena saya juga lahir dari seorang perempuan, dan ibu saya juga mengalami banyak kesedihan selama hidupnya," ujarnya.
Eraslan pun berharap perempuan di masa depan dapat hidup lebih bahagia. (Antara)
Berita Terkait
-
RI Incar Kursi Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
-
KAA ke-71: Menbud Fadli Zon Tegaskan Budaya Sebagai Jembatan Perdamaian Dunia
-
Fadli Zon Ajak Menteri Kebudayaan Arab Saudi Telusuri Jejak Peradaban Nusantara
-
Kemenag Terapkan WFH Setiap Jumat, Menag: Layanan Umat Harus Tetap Prima
-
'Chicago The Musical' Tayang Perdana di Jakarta, Tunjukkan Standar Produksi Musikal Internasional
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
-
KPK Dorong Reformasi Politik, Serahkan Rekomendasi Tata Kelola Parpol ke Presiden dan DPR