Matamata.com - Indonesia dan Peru menegaskan komitmen untuk mempererat kerja sama dalam memerangi perdagangan narkotika, bahan psikotropika, dan prekursor. Kesepakatan ini tertuang dalam deklarasi bersama memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Senin (11/8), komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Komisi Nasional untuk Pengembangan dan Hidup tanpa Narkoba Peru.
Nota kesepahaman itu mencakup kerja sama teknis dalam pemberantasan produksi gelap, persiapan, serta perdagangan gelap narkotika, psikotropika, dan prekursor.
Selain itu, kedua negara juga menyambut baik penandatanganan MoU antara Badan Karantina Indonesia (BKI) dan Servicio Nacional de Sanidad Agraria del Perú (SENASA) terkait pengaturan serta sertifikasi sanitari dan fitosanitari, yang dinilai akan memperkuat hubungan kedua entitas.
Indonesia dan Peru juga menegaskan pentingnya memperluas kerja sama teknis melalui perjanjian antar lembaga antara Kemlu RI dan Badan Kerja Sama Internasional Peru.
Deklarasi bersama tersebut menyatakan bahwa masyarakat dari negara-negara lain di kawasan masing-masing dapat memperoleh manfaat dari keahlian Indonesia maupun Peru melalui kerja sama tiga pihak, sejalan dengan prioritas pembangunan inklusif dan berkelanjutan kedua negara.
Kunjungan Presiden Peru Dina Boluarte ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin, menjadi lawatan resmi pertama kepala negara Peru ke Indonesia sejak pembukaan hubungan diplomatik pada 50 tahun lalu. Pertemuan bilateral ini memperkuat komitmen kedua pemimpin untuk mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
Banggar DPR Dorong Pimpinan Baru OJK Pulihkan Kepercayaan Pasar Modal
-
Berantas Saham Gorengan, Menkeu Purbaya Siapkan PMK Baru untuk Investasi Dapen
-
Airlangga Prediksi Ekonomi Kuartal IV-2025 Tumbuh Lebih Tinggi dari Kuartal III
-
Bertanggung Jawab Atas Kondisi Pasar, Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Ini Kata Airlangga
Terpopuler
-
KBM App Goes to Korea, Nikmatnya Strawberry Raksasa
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
Terkini
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog