Matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji gaya pidato Presiden Prabowo Subianto yang dinilai penuh semangat dan berani saat Debat Umum Majelis Umum PBB ke-80.
Trump menyoroti momen ketika Prabowo mengetuk podium saat menyampaikan pidato. Menurutnya, gestur tersebut melambangkan keberanian dalam menyuarakan keadilan di panggung internasional.
"Sahabatku, pidatomu juga hebat. Kamu hebat sekali. Menggebrak meja itu," ujar Trump dalam Pertemuan Multilateral tentang Timur Tengah yang digelar di sela Sidang Umum PBB, Selasa sore.
Saat dimintai tanggapan oleh wartawan, Prabowo menanggapinya dengan senyum. Ia menggambarkan Trump sebagai sosok yang humoris.
"Ya, dia orang yang humoris," kata Prabowo, Rabu.
Kepala Negara juga mengaku tidak menyadari bahwa dirinya mengetuk podium ketika berpidato.
"Jujur saja, saya bahkan tidak sadar saya melakukan itu," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Milik Bangsa, Pengusaha Batu Bara dan CPO Wajib Utamakan Kebutuhan Domestik
-
Stok Beras Melimpah, Mentan Amran Lapor ke Presiden Prabowo Capaian PDB Pertanian Tertinggi dalam 25 Tahun
-
Prabowo Instruksikan Percepatan Transisi EBT demi Hadapi Ancaman Krisis Minyak Dunia
Terpopuler
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
Terkini
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi