Matamata.com - Dalam arus kehidupan modern yang menuntut kecepatan dan efisiensi, masyarakat kini semakin bergantung pada layanan finansial yang mampu memberi kemudahan sekaligus kepraktisan. BSya hadir menjawab kebutuhan ini dengan pendekatan digital syariah yang menyatukan kenyamanan teknologi dan nilai spiritual dalam satu platform.
Per Juni 2025, aplikasi mobile banking BSya mencatatkan pertumbuhan transaksi tahunan (year-on-year) sebesar 20,1%. Angka tersebut tidak hanya mencerminkan adopsi yang meluas, tetapi juga menjadi bukti bahwa solusi perbankan syariah berbasis digital kian relevan dan dipercaya masyarakat luas.
Fitur Transaksi Unggulan
BSya BCA Syariah dirancang sebagai pusat kendali finansial harian. Di Indonesia, di mana QRIS telah menjadi bahasa universal untuk transaksi non-tunai, BSya memastikan penggunanya fasih dalam bahasa ini. Pengguna dapat melakukan pembayaran di semua merchant berlogo QRIS tanpa dikenakan biaya, menjadikan dompet fisik hampir tidak relevan lagi. Selain itu, BSya secara efektif menghilangkan friksi dalam pengelolaan dana non-tunai dengan menyediakan fasilitas isi ulang untuk berbagai dompet digital (e-wallet) terkemuka seperti GoPay, OVO, dan DANA.
Fitur "Tarik Tunai Tanpa Kartu" menjadi solusi modern untuk masalah klasik lupa membawa dompet. Dengan memanfaatkan jaringan ATM BCA yang sangat luas, pengguna dapat menarik uang tunai dengan aman tanpa memerlukan kartu fisik dan tanpa biaya. Relevansi fitur-fitur ini dalam kehidupan nyata ditekankan oleh Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja, terutama pada momen-momen krusial.
"Dengan tidak beroperasinya layanan cabang [selama libur panjang], kami menghimbau nasabah untuk memaksimalkan layanan mobile banking BSya," ungkapnya, sambil secara spesifik menyoroti kemudahan fitur seperti pembayaran QRIS untuk belanja dan tarik tunai tanpa kartu di jaringan luas ATM BCA.
Imbauan ini menunjukkan bagaimana BSya dirancang untuk menjadi andalan utama nasabah, bahkan ketika layanan konvensional tidak tersedia. Angka pertumbuhan 20,1% bukanlah sekadar metrik bisnis yang terisolasi; ini adalah kuantifikasi dari keberhasilan filosofi "Menemani Langkah".
Pertumbuhan ini didorong oleh penggunaan fitur-fitur frekuensi tinggi yang terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari, seperti transaksi QRIS yang melonjak 119% (yoy) dan transfer BI-FAST yang tumbuh 14,6% (yoy). Data ini membuktikan bahwa BSya telah berhasil menjadi "sahabat" yang andal untuk setiap transaksi, dari yang terkecil hingga terbesar, dan benar-benar "menemani langkah" nasabah dalam aktivitas ekonomi mereka.
Fitur Transaksi Unggulan BSya
Untuk memberikan gambaran yang jelas, berikut adalah ringkasan fitur transaksi utama di BSya yang menyajikan informasi kompleks dalam format yang mudah dicerna, memungkinkan pengguna membuat keputusan yang paling efisien, dan menunjukkan transparansi yang membangun kepercayaan.
Fitur | Tujuan | Biaya | Limit Harian Per Nasabah | Kasus Penggunaan Utama |
| Transfer Online | BCA / BCA Syariah | Bebas Biaya | Rp400.000.000 (ke BCA Syariah) | Transfer harian di dalam ekosistem BCA |
| BI-FAST | Bank Lain | Rp2.500 | Rp200.000.000 | Transfer antarbank cepat dan hemat |
| Transfer Online | Bank Lain | Rp6.500 | Rp200.000.000 (gabungan) | Transfer real-time standar |
| Tarik Tunai Tanpa Kartu | Jaringan ATM BCA | Bebas Biaya | Sesuai Limit Kartu | Menarik tunai tanpa kartu ATM |
| Pembayaran QRIS | Semua Merchant QRIS | Bebas Biaya | Sesuai Limit Harian | Belanja ritel dan kuliner harian |
| Isi Ulang E-Wallet | GoPay, OVO, DANA, dll. | Bervariasi | Sesuai Limit Harian | Mengelola saldo dompet digital |
Berita Terkait
-
Berantas Saham Gorengan, Menkeu Purbaya Siapkan PMK Baru untuk Investasi Dapen
-
Kesalahan Umum Karyawan Saat Memulai Usaha Sampingan
-
Khofifah: Digitalisasi Jadi Kunci Sukses Penyaluran BBM Bersubsidi di Jawa Timur
-
Merger BUMN Karya Resmi Mundur ke 2026: Danantara Fokus Bereskan Utang dan Kondisi Keuangan
-
Rencana Merger Grab dan GoTo, Ubah Gaya Hidup menjadi Praktis
Terpopuler
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
Terkini
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog