Matamata.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun rumah sakit bertaraf internasional di lahan RS Sumber Waras sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, Kementerian Kesehatan mendukung penuh agar proyek tersebut masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Ini juga selaras dengan arahan Bapak Presiden. Ayo kita bangun rumah sakit yang bagus. Kami membicarakan berbagai opsi, termasuk skema pembiayaannya,” kata Budi di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, pembangunan rumah sakit internasional itu bertujuan mengurangi jumlah masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Selain fasilitas, pemerintah juga akan memperhatikan kualitas tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di rumah sakit tersebut.
“Tenaga kesehatan yang bertugas nanti harus memiliki kompetensi berstandar internasional,” ujarnya.
Budi menambahkan, lahan RS Sumber Waras akan dimanfaatkan untuk proyek tersebut. “Saya sudah mengkaji dan bisa diselesaikan. Pak Gubernur juga menyampaikan ide agar lahan itu dimanfaatkan untuk RS internasional guna mengurangi pasien yang berobat ke luar negeri,” katanya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut rencana pembangunan RS internasional akan mempercepat kemajuan Proyek Strategis Nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2021.
“Kalau usulan ini disetujui pemerintah pusat, maka proyek ini bisa mempercepat progres PSN. Walaupun nanti dibangun oleh Pemprov DKI, kami berharap peralatannya dapat dibantu oleh Kementerian Kesehatan,” ujarnya.
Pramono menyebut, lahan yang disiapkan untuk rumah sakit tersebut seluas 3,6 hektare dan dinilai strategis karena berada di kawasan yang dekat dengan sejumlah rumah sakit swasta.
Ia berharap pembangunan rumah sakit bertaraf internasional itu dapat mendukung peningkatan peringkat Jakarta dalam Global City Index.
Selain itu, Pramono menegaskan bahwa persoalan hukum terkait lahan RS Sumber Waras telah selesai.
“Persoalan lahan RS Sumber Waras sudah tuntas. KPK juga sudah menyatakan penghentian proses kasusnya, dan finalnya nanti akan disampaikan oleh BPK,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Menhub: Arus Mudik H-3 Lebaran Berjalan Lancar di Semua Sektor Transportasi
-
Menkes Budi Gunadi Tetapkan Tiga Pilar Transformasi RS Pemerintah Menuju Standar Dunia
-
Menkes Budi Gunadi Tinjau RSUD Maba, Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan di Halmahera Timur
-
Menkes: 52 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Dorong Peningkatan Skrining Tuberkulosis
-
Menkes Optimistis Cek Kesehatan Gratis Capai 70 Juta Peserta pada 2025
Terpopuler
-
KPK Periksa Staf Kejari Tolitoli Terkait Kasus Pemerasan Tiga Jaksa HSU
-
Iran Serang Israel dan Fasilitas Militer AS di Bahrain, Kuwait, serta UEA
-
OIKN Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif Rampung Mulai 2026
-
Ketagihan! Bintangi Film 'Warung Pocong', Shareefa Daanish Ingin Main Genre Horor Berbalut Komedi Lagi
-
Korsel Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Buntut Krisis Energi Timur Tengah
Terkini
-
KPK Periksa Staf Kejari Tolitoli Terkait Kasus Pemerasan Tiga Jaksa HSU
-
Iran Serang Israel dan Fasilitas Militer AS di Bahrain, Kuwait, serta UEA
-
OIKN Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif Rampung Mulai 2026
-
Korsel Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Buntut Krisis Energi Timur Tengah
-
Ombudsman RI Minta Dukungan DPR Kawal Pengawasan Makan Bergizi Gratis