Matamata.com - Juru Bicara Hashim Djojohadikusumo, Ariseno Ridhwan, meminta publik mewaspadai akun media sosial yang mengatasnamakan Hashim S. Djojohadikusumo, termasuk akun yang mengirimkan ajakan atau tawaran investasi dengan menggunakan nama serta foto Hashim.
“Dengan ini kami menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar,” kata Ariseno dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.
Ariseno menegaskan bahwa Hashim Djojohadikusumo tidak memiliki maupun mengelola akun media sosial dalam bentuk apa pun, serta tidak pernah memberikan kuasa kepada pihak mana pun untuk melakukan kegiatan promosi, pengumpulan dana, atau penawaran investasi atas namanya.
Dengan demikian, kata Ariseno, setiap akun yang menggunakan nama, foto, video, atau citra diri Hashim untuk kepentingan apa pun, termasuk ajakan berinvestasi, merupakan akun palsu dan tidak memiliki kaitan dengan beliau.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai, merespons, atau melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mengatasnamakan Bapak Hashim S. Djojohadikusumo di media sosial maupun platform digital lainnya,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa segala aktivitas, unggahan, maupun pernyataan yang muncul dari akun-akun yang mengatasnamakan Hashim Djojohadikusumo berada di luar tanggung jawab pihaknya. (Antara)
Berita Terkait
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Jangan Korupsi, 141 Ribu Rusun Subsidi Mulai Dibangun di Meikarta
-
Hashim Tegaskan Komitmen Gerindra untuk Perjuangkan Hak Penyandang Disabilitas
-
Tegas Hadapi Haters, Katy Perry Sebut Internet Layaknya Tempat Sampah dan Pilih Bersikap Legawa
-
Sandra Dewi Punya Alasan Hapus Akun Media Sosial, Pengacara: Anaknya Dibully
Terpopuler
-
Ruri 'Repvblik' bersama 80Proof Ultra, Gelar Santunan Anak Yatim di Tangerang
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
Terkini
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer