Matamata.com - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bantuan bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, terus dikirimkan.
Penyaluran tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Presiden kami, Prabowo Subianto, yang telah memberikan waktu, bantuan, serta kepeduliannya terhadap warga Kabupaten Tapanuli Tengah dan Sibolga,” ujar Zainal Arifin Tanjung, warga Perumahan Tolang Elok Permai, Kelurahan Aek Tolang, dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan BNPB di Jakarta, Rabu.
Menurut Zainal, berbagai kebutuhan pengungsi seperti makanan, obat-obatan, popok bayi, selimut, dan perlengkapan lain terus berdatangan ke GOR Pandan yang kini menjadi posko utama.
“Alhamdulillah, pemerintah menyediakan makan gratis di GOR Pandan. Kita di sini mendapat makanan gratis agar kesehatan tubuh kita tetap terjaga. Alhamdulillah, artinya ada perhatian pemerintah untuk kita,” katanya menambahkan.
Meski bantuan terus dikirim, Zainal berharap pemulihan pasca-bencana dapat dipercepat. Ia mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan dapat memicu persoalan sosial baru di lingkungan warga.
“Jadi kondisi ini tolonglah dipercepat normalisasinya,” tuturnya.
Hingga Rabu siang, distribusi bantuan dilaporkan masih berlangsung melalui jalur udara dari Lapangan Udara Silangit. Terdapat tujuh helikopter yang disiagakan, terdiri atas dua heli Bell 412 dan satu Mi-17 milik TNI AD, serta empat helikopter BNPB.
Bantuan yang dikirim mencakup 48 karung beras, makanan cepat saji, mi instan, roti, dan biskuit. Selain itu tersedia pula obat-obatan, tenda, matras, velbed, dan kasur lipat.
BNPB juga menyalurkan dukungan operasional seperti perangkat Starlink, generator listrik, perahu polietilen, serta sarana memasak berupa kompor dan tabung gas.
Adapun bantuan lainnya meliputi selimut, kerudung, sarung, popok bayi, popok anak, popok dewasa, hingga pembalut wanita. (Antara)
Berita Terkait
-
Puan Maharani: Rakyat Butuh Solusi Nyata Hadapi Tren Bencana Alam yang Berulang
-
Cegah Karhutla Meluas, Langit Riau Bakal "Diguyur" Belasan Ton Garam
-
Mendagri Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni dan Nyaman
-
Huntap Korban Bencana di Tapanuli Tengah Mulai Dibangun, Mendagri Tekankan Gotong Royong
-
Menkeu Siapkan Dana Tambahan, Tunggu BNPB Ajukan Anggaran Penanganan Banjir Sumatera
Terpopuler
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
Menko Pangan Tegaskan Swasembada Pangan Menyangkut Hak Rakyat dan Kesejahteraan Petani
-
PLN Buka Suara Soal Tarif Listrik April-Juni 2026 dan Cara Cek Tagihan
-
Gerindra Puji Sikap Elegan Megawati yang Tetap Hormati Presiden Prabowo
-
Nadiem Makarim Terharu Ratusan Sopir Ojol Padati Sidang Pleidoi Kasus Chromebook
Terkini
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
Menko Pangan Tegaskan Swasembada Pangan Menyangkut Hak Rakyat dan Kesejahteraan Petani
-
PLN Buka Suara Soal Tarif Listrik April-Juni 2026 dan Cara Cek Tagihan
-
Gerindra Puji Sikap Elegan Megawati yang Tetap Hormati Presiden Prabowo
-
Nadiem Makarim Terharu Ratusan Sopir Ojol Padati Sidang Pleidoi Kasus Chromebook