Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatra Utara dan Sulawesi Utara pada 21–23 Desember 2025.
Berdasarkan keterangan yang diterima pada Minggu, kunjungan tersebut bertujuan memastikan percepatan pembangunan infrastruktur, pemerataan layanan dasar, penanganan wilayah terdampak bencana, serta kehadiran negara dalam mendukung kelancaran perayaan Natal, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Wapres bersama rombongan berangkat dari Jakarta pada Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WIB menggunakan Pesawat Kepresidenan BAE-RJ85 menuju Sumatra Utara. Setelah menempuh penerbangan selama 2 jam 35 menit, rombongan tiba di Bandar Udara Binaka sekitar pukul 09.00 WIB.
Agenda pertama kunjungan kerja dilakukan di SMKN 1 Boronadu, Desa Sifalago Gomo, Kabupaten Nias Selatan, untuk meninjau rencana pembangunan jembatan guna meningkatkan konektivitas dan akses masyarakat.
Selanjutnya, Wapres meninjau pemasangan sambungan listrik baru bagi warga Desa Hilisebua, Kabupaten Nias, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses energi.
Di Kepulauan Nias, Gibran juga meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Gunungsitoli untuk memastikan keandalan pasokan listrik.
Selain itu, Wapres menyambangi Gereja BNKP Petrus Ombulata di Kota Gunungsitoli guna mengecek kesiapan perayaan Natal serta memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Pada Senin (22/12), Wapres dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara. Di daerah tersebut, Gibran akan meninjau lokasi terdampak bencana tanah longsor di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, sekaligus memastikan penanganan pengungsi dan proses pemulihan pascabencana berjalan dengan baik dan terkoordinasi.
Masih di hari yang sama, Wapres juga diagendakan mengunjungi Gereja GKPI Pearaja Tarutung untuk meninjau pelaksanaan perayaan Natal serta menyapa jemaat.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Sumatra Utara, Gibran akan bertolak ke Kota Bitung, Sulawesi Utara, untuk menghadiri perayaan Natal bersama anak-anak dan masyarakat setempat di GOR Manembo-nembo.
Kunjungan kerja berlanjut pada Selasa (23/12) di Sulawesi Utara. Wapres dijadwalkan meninjau Pasar Bersehati, Kota Manado, guna memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
Setelah itu, Gibran akan menghadiri perayaan Natal bersama anak-anak di GPdI Pusat Sam Ratulangi, Manado, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Usai seluruh agenda kunjungan kerja rampung, Wapres dijadwalkan kembali ke Jakarta pada hari yang sama.
Kunjungan kerja tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam mendorong pembangunan, mempercepat pemulihan pascabencana, maupun menjaga keharmonisan kehidupan sosial dan keagamaan di berbagai daerah. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres Gibran Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif-Yudikatif IKN Rampung Desember 2027
-
Tinjau Kesiapan Nataru di Stasiun Tawang, Wapres Gibran Salurkan Sembako kepada Pengemudi Ojol
-
Menko IPK Prioritaskan Pemulihan Jalur Vital Pascabencana di Sumatera
-
Jelang Nataru, Wapres Gibran Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nias
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Gomo
Terpopuler
-
Film 'Papa Zola The Movie', Kisahkan Pejuang Keluarga
-
Syarief Khan, Judika dan Daus Separo Ucapkan Selamat Atas Jabatan Baru, Kombes Pol Budi Prasetya
-
Momen Dasco Telepon Presiden Prabowo di Tengah Rapat Bencana Aceh, Pastikan Anggaran Tak Dipotong
-
OTT Perdana 2026: KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakut dan 4 Orang Tersangka Suap
-
Kemenhaj Gandeng TNI-Polri Gembleng Fisik dan Mental Petugas Haji 2026
Terkini
-
Momen Dasco Telepon Presiden Prabowo di Tengah Rapat Bencana Aceh, Pastikan Anggaran Tak Dipotong
-
OTT Perdana 2026: KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakut dan 4 Orang Tersangka Suap
-
Kemenhaj Gandeng TNI-Polri Gembleng Fisik dan Mental Petugas Haji 2026
-
HUT ke-53 PDI Perjuangan: Barata Resmi Diluncurkan sebagai Maskot Baru Partai
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!