Matamata.com - Jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah fasilitas operasional dan infrastruktur energi di Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (31/12/2025). Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi energi selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menyatakan bahwa pengecekan ini mencakup aspek kesiapan operasional, keandalan fasilitas, hingga standar keamanan kerja.
"Ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan seluruh aspek operasional dan infrastruktur energi berada dalam kondisi siap," ujar Condro Kirono di Kota Padang.
Rangkaian peninjauan dimulai dari Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung yang menjadi simpul utama penyimpanan BBM di Sumbar. Selanjutnya, tim bergerak menuju SPBU Coco Ulak Karang untuk memastikan standar pelayanan konsumen, serta ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau guna menjamin keandalan pasokan avtur bagi transportasi udara.
Selain fasilitas teknis, jajaran komisaris juga meninjau Serambi MyPertamina di Bandara Internasional Minangkabau. Fasilitas ini menyediakan layanan tambahan bagi pemudik, seperti pengecekan kesehatan dan kursi pijat.
"Serambi MyPertamina menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam memberikan kenyamanan dan pengalaman positif bagi masyarakat selama melakukan perjalanan," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Sunardi, menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan selama masa Satgas Nataru.
"Tidak hanya dari sisi ketersediaan pasokan, tetapi juga kualitas layanan kepada masyarakat agar kebutuhan energi dan kenyamanan pelanggan dapat terpenuhi secara optimal," tegas Sunardi.
Melalui Satgas Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen menghadirkan layanan energi yang aman dan berkelanjutan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun. (Antara)
Baca Juga
Berita Terkait
-
Ahok Pastikan Hadir Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Rp285 Triliun
-
Sah! Kilang Balikpapan Kini Terintegrasi Pipa Gas 78 Km, Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi
-
Pertamina Pastikan Aset Minyak di Venezuela Aman Pasca-Serangan Amerika Serikat
-
KPK Periksa Ketum Hiswana Migas Terkait Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Masa Libur Natal, 130 Ribu Wisatawan Padati Kawasan Monas Selama Akhir Pekan
Terpopuler
-
Miles Films Rayakan 30 Tahun Lewat Pameran Musik dan Film di Lokananta
-
Indonesia 'Guncang' Pasar Global, Harga Timah Tembus 50 Ribu Dolar AS Usai Tambang Ilegal Disikat
-
Tiga Jet Tempur Rafale Tiba di Pekanbaru, Presiden Prabowo Akan Hadiri Seremoni Penerimaan
-
Status Red Notice, Dato Sri Mohammed Shaheen Resmi Dihapus
-
Akses Putus Akibat Bencana, TNI AD Rampungkan Jembatan Bailey di Langkat
Terkini
-
Indonesia 'Guncang' Pasar Global, Harga Timah Tembus 50 Ribu Dolar AS Usai Tambang Ilegal Disikat
-
Tiga Jet Tempur Rafale Tiba di Pekanbaru, Presiden Prabowo Akan Hadiri Seremoni Penerimaan
-
Akses Putus Akibat Bencana, TNI AD Rampungkan Jembatan Bailey di Langkat
-
Menkeu Purbaya Jamin Keamanan Pengusaha yang Adukan Hambatan Investasi
-
Ahok Pastikan Hadir Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Rp285 Triliun