Matamata.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Pangkalan Militer (Joint Base) Andrews, Maryland, Amerika Serikat, pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Kunjungan kenegaraan ini membawa misi penting yang mencakup penguatan ekonomi dan diplomasi perdamaian dunia.
Kedatangan Presiden menggunakan pesawat Garuda Indonesia PK-GIF disambut oleh jajaran pejabat tinggi, di antaranya Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan KBRI Washington DC Marsekal Pertama TNI E Wisoko Aribowo, serta Komandan Grup Pemeliharaan Pesawat VVIP/VIP Angkatan Udara AS, Kolonel Gary Charland.
Seturunnya dari pesawat, Presiden Prabowo yang mengenakan kopiah hitam khasnya langsung menyalami para penyambut sebelum bertolak menuju hotel di pusat kota Washington DC dengan pengawalan ketat Paspampres dan Secret Service Amerika Serikat.
Selama di Washington DC, Presiden dijadwalkan menghadiri tiga agenda utama:
Rabu (18/2): Pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat untuk membahas peluang investasi.
Kamis (19/2): Menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) untuk Gaza yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump Jr.
Pertemuan Bilateral: Pertemuan khusus dengan Presiden Donald Trump guna menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (Agreement on Reciprocal Trade/ART) yang telah dinegosiasikan sejak 2025.
Kehadiran Indonesia dalam KTT BoP merupakan tindak lanjut setelah Presiden Prabowo menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026 lalu. Selain Indonesia, sejumlah negara seperti Hungaria, Arab Saudi, Qatar, hingga Uni Emirat Arab juga telah mengonfirmasi keanggotaan mereka dalam dewan perdamaian tersebut.
Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral RI-AS serta mempertegas posisi Indonesia dalam perdamaian di Timur Tengah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dubes Iran Ungkap Rencana Besar Garap Sektor Energi dan Pangan di Era Prabowo
-
Prabowo ke Pengganggu Indonesia: Jangan Kira Kami Tidak Tahu, 'We Are Not Stupid!'
-
Prabowo Ingatkan Penegak Hukum: Jangan Gunakan Pasal untuk 'Ngerjain' Lawan Politik
-
Prabowo Utus Tim Ekonomi 'Roadshow' Global, Sasar Lembaga Pemeringkat Dunia
-
Prabowo: Skala Program Makan Bergizi Gratis Setara Beri Makan Penduduk Afrika Selatan
Terpopuler
-
Tiba di Washington DC, Presiden Prabowo Siap Hadiri KTT Gaza dan Temui Donald Trump
-
BGN Lebak Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadhan
-
Bikin Sedih! Yasmin Napper Nangis Seharian, demi Sinetron 'Istiqomah Cinta'
-
Gempur Pantai Sungailiat, TNI AL Kerahkan 9 Kapal Perang dan Ribuan Prajurit
-
Tak Hanya Jaga NKRI, GP Ansor Kini "Turun Gunung" Garap Padi Organik dan Ribuan Kelapa di Blora
Terkini
-
BGN Lebak Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadhan
-
Gempur Pantai Sungailiat, TNI AL Kerahkan 9 Kapal Perang dan Ribuan Prajurit
-
Tak Hanya Jaga NKRI, GP Ansor Kini "Turun Gunung" Garap Padi Organik dan Ribuan Kelapa di Blora
-
Stok Aman! Pertamina Guyur Jatim 1,09 Juta Tabung LPG Tambahan Jelang Ramadan
-
Luruskan Pernyataan Jokowi, Anggota DPR Ungkap Fakta Konstitusi di Balik Revisi UU KPK