Matamata.com - Deddy Corbuzier kembali menuai pro - kontra lewat video unggahan di akun Youtube pribadinya. Kali ini, Deddy membahas tentang endorse.
Menurut Deddy, endorsement yang kerap dilakukan para artis dapat dibagi menjadi tiga kategori, pertama, barang yang berguna dan memang dipakai dalam kehidupan sehari-hari si artis.
Deddy mencontohkan dirinya ketika menerima job dari sebuah brand handphone dan menerima tawaran tersebut karena menurutnya barang tersebut memang berguna dan dipakai sehari-hari.
"Because I Don't want to lie with you," ungkapnya dalam bahasa inggris.
Kategori kedua adalah tipe artis yang meng-endorse barang yang tidak dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam video tersebut, Deddy mengambil contoh endorse frame kacamata dengan harga yang sangat terjangkau atau endorse tas KW yang sangat sering melintas dalam akun pribadi para artis.
"Kira-kira mereka pake ga itu?" ujar Deddy dengan penekanan kata tanya.
Namun di balik itu dipakai atau tidak, Deddy tidak menyalahkan para artis maupun pihak yang meminta endorse dari artis itu sendiri.
Deddy dapat memaklumi hal tersebut sebagai kegiatan beriklan.
"Jadi sah-sah aja kalo artisnya mau mengendorse-kan barang yang meraka ga pake," ujarnya.
Kategori ketiga, menurut Deddy adalah kategori yang paling mengganjal, karena sudah masuk dalam kategori penipuan.
Tidak tanggung-tanggung, kata menipu dia sematkan dengan huruf merah yang cukup besar.
Deddy membeberkan tiga jenis produk memperindah fisik yang dinilainya paling ramai diiklankan.
Menurutnya, para artis yang mengiklankan itu memang sudah dasarnya memiliki fisik yang bagus.
Dia mengungkapkan, jika ingin mengiklankan produk pengurus badan, pakailah model yang memang memperlihatkan hasil nyata, sehingga tidak menipu.
"Pakein produknya, sampe dia kurus," ujarnya sambil menyebut nama Ivan Gunawan, artis yang terkenal memiliki postur tubah besar.
Deddy yang juga terkenal karena metode diet ekstremnya ini mengungkapkan jika produk-produk tersebut hanya membuang air dalam tubuh, bukan lemak, seperti yang dijanjikan.
Kebohongan yang berawal dari iklan yang belum tentu dilakukan oleh para artis itu bisa meluas hingga kesehatan, dan sekali lagi menurut Deddy itu berbahaya.
Deddy mengakhiri video durasi lima menit tersebut dengan tidak menghakimi pihak yang terkait dengan endorse
Tapi Deddy Corbuzier menyalahkan oknum yang masih saja mau tertipu dengan membeli produk seperti itu.
Matamata.com/Rima Sulistiani
Berita Terkait
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Tegas Meta: Kepatuhan Berantas Judi Online Tak Sampai 30 Persen
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Resmi! Sabrina Chairunnisa Gugat Cerai Deddy Corbuzier
-
Ariel Tatum Tak Tertarik Buat Konten Eksklusif di Instagram, Ini Alasannya
Terpopuler
-
Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026
-
Bahlil Gandeng Swasta Cari Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia
-
Investasi Rp3 Triliun, Pemerintah Bangun Proyek PSEL di Makassar untuk Olah Sampah Aglomerasi
-
Menko PMK: Kebijakan NTA Penting untuk Jamin Kesejahteraan Generasi Sandwich
-
Wapres Gibran Dukung Pawai Paskah GMIT Masuk Agenda Wisata Rohani Nasional
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano