Matamata.com - Berawal dari live Instagram, Lucinta Luna dituding sudah melecehkan sebuah daerah di Papua bernama Manokwari.
Saat live Lucinta Luna terdengar salah menyebutkan nama Manokwari dengan istilah yang dianggap melecehkan.
Bahkan satu akun Instagram @papuabarathitz mengeluarkan pernyataan tegas soal ucapan Lucinta Luna.
Instagram @papuabarathitz
Beredar juga chat melaporkan perbuatan Lucinta Luna ke Kapolres Manokwari.
Instagram @papuabarathitz
Setelah heboh dunia maya diperbincangkan, Lucinta Luna pun mengunggah video klarifikasi.
Lucinta Luna bersama dua temannya yang waktu itu ada dalam live IG story-nya meminta maaf kepada masyarakat Manokwari.
Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya pada Rabu (23/5/2018) itu, Lucinta Luna mengaku tak ada maksud untuk melecehkan.
Lucinta Luna memang tidak tahu cara penyebutan nama daerah Manokwari sebelumnya.
Berlinangan air mata, Lucinta Luna merasa bersalah dan mengakui kesalahannya, namun dirinya meyakinkan kalau apa yang dilakukan tidak ada unsur kesengajaan.
Dua temannya pun ikut angkat bicara dalam video tersebut dan meminta netizen untuk tidak semakin mengkompor-kompori.
Tak hanya video, sebuah caption juga ditulis akun pribadi Lucinta Luna, @lucintaluna.
"Saya atas nama Lucinta Luna pribadi dan teman saya ... saya mohon maaf sebesar2nya pada saat saya masuk di live ig @stasyabwar26 @andrewjho91 itu saya mengatakan hal yg tidak sengaja ... saya manusia dan pasti saya pernah melakukan kesalahan dan saya mohon untuk di maafkan karna saya tidak bermaksud melakukan itu . Saya tidak bermaksud melecehkan atau menghina kota Manokwari ... maaf seribu maaf sebesar2nya. Wassalamualaikum," tulisnya namun menutup kolom komentar.
(*)
Berita Terkait
-
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Raja Ampat, Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Adat Mansorandak
-
Gibran Kritik Minimnya Penerangan dan Pemeliharaan Sentra Pendidikan Mimika
-
Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Papua: Tinjau Bandara Douw Aturure dan Proyek IKN Papua
-
Kemenag Papua: Nilai Nyepi Jadi Perekat Kerukunan di Bumi Cenderawasih
-
DPD RI Desak Pemerintah Jamin Keamanan Nakes di Tambrauw Pasca-Penyerangan
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo