Matamata.com - Nikita Mirzani mengecam keras tindakan pengeroyokan yang dilakukan sejumlah siswi SMA kepada Audrey, pelajar berusia 14 tahun. Nikita Mirzani merasa geram dengan aksi pembullyan terhadap Audrey.
Saking geramnya, Niki-begitu sapaan karib Nikita-berencana berangkat ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk menemui para terduga pelaku.
"Kayaknya coming soon ketemu gue. Nanti lu akan tau sendirilah gue akan ada di Pontianak," kata Nikita Mirzani di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).
Bagi Niki, perkelahian dan perundungan lumrah terjadi di lingkungan sekolah. Tapi dia cukup terkejut ketika mendengar kabar bahwa korban dirusak alat vitalnya oleh pelaku. Meskipun, belakangan polisi menyebut tak ada perusakan alat vital.
"Maksudnya gini bully itu, gebuk menggebuk, jenggut menjenggut, tendang menendang itu sudah biasa. Yang ini yang gue concern itu kenapa gue sampe mau datengin itu orang juga, kan ada colok mencolok itu yang ngga gue abis pikir. Anak SMA," ujarnya menuturkan.
Kisah tragis yang dialami Audrey memicu kemarahan publik hingga sempat jadi trending topic di Twitter. Bukan hanya di Tanah Air, kasus ini juga menyita perhatian publik mancanegara.
Suara.com/Suci Febriastuti
Berita Terkait
-
Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Wapres Gibran Borong Pakis hingga Ikan Asin
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Gibran Ajak Anak Muda Tak Gentar Suarakan Aksi Lingkungan Meski Dibully
-
Pemenang Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Siap Bertanding di 'Miss World 2026', Ini Profilenya
-
Ahmad Dhani Polisikan Seorang Perempuan karena Diduga Lakukan Perundungan terhadap Anaknya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo