Matamata.com - Farhat Abbas ancam akan memolisikan Hotman Paris Hutapea, kuasa hukum Fairuz A Rafiq terkait kasus ikan asin.
Farhat Abbas diketahui merupakan kuasa hukum Rey Utami dan Pablo benua, dua orang yang ikut dilaporkan Fairuz A Rafiq ke Polda Metro Jaya.
Ditemui di Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (11/7/2019) Farhat kini sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk melaporkan Hotman Paris.
"Kita lagi kumpulkan bukti," tegas Farhat Abbas.
Dilanjutkan Farhat Abbas, dirinya akan menjerat Hotman Paris atas tuduhan menyebarkan kebencian seperti termaktub dalam Pasal 28 KUHP.
"Silakan panaskan komporin terus Hotman Paris. Bagi kita nggak ada masalah. Ada saatnya kamu akan kita laporkan," kata Farhat.
Farhat menyebut Hotman Paris telah bikin gaduh dan menyebarkan kebencian.
"Atas dugaaan menyebarkan perasaan kebencian serta mengajak orang melakukan permusuhan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," kata Farhat Abbas.
"Dari kata-kata kalimatnya tidak bicara hukum. tetapi konotasi negatif yang mengejek. Mulai dari salah kostum, kupu-kupu, ada kata-kata kepala, bokong. Ini merupakan sarana mengejek," lanjut Farhat Abbas.
Terakhir, Farhat Abbas melontarkan tantangan ke Hotman Paris.
"Kita nggak takut, sama-sama kita bersaing, Lo pegang tersangka satu, saya tersangka satu," tutup Farhat Abbas.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Wapres Gibran Borong Pakis hingga Ikan Asin
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
Terpopuler
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
-
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Transformatif Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo