Matamata.com - Keluarga Nunung menanggapi kabar miring soal jual rumah untuk biaya rehabilitasi narkoba.
" Berita itu tidak benar," tegas seorang perwakilan keluarga dari Solo.
Saudara Nunung itu bahkan membeberkan kalau Nunung tidak punya rumah di Surabaya yang kabarnya akan dijual itu.
"Rumah Nunung nggak ada di Surabaya. Adanya di Solo," lanjutnya.
Soal biaya rehabilitasi narkoba, keluarga menegaskan kalau proses rehabilitasi dibiayai negara.
Hanya saja pihak keluarga membenarkan ada aset Nunung yang dijual, yakni sawah di Solo.
Namun sawah yang dijual itu juga sudah dijual sejak lama sebelum Nunung berkasus.
Seperti diketahui Rabu (7/8/2019), polisi mengumumkan hasil assesment Nunung. Saat konferensi pers, polisi mengumumkan bahwa Nunung akan menjalani proses rehabilitasi.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Komedian Nunung Bangga Masuk Nominasi 'Anukom 2025', Ingin Srimulat Punya Generasi Penerus
-
Nunung Ungkap Kisah Pilu: Rekening Mendadak Kosong, Anak Justru Tagih Utang Apa Enggak Tambah Pusing?
-
Terjerat Kasus Narkoba, Polres Jakbar Cokok Aktor Fachri Albar
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo