Matamata.com - Elza Syarief benar-benar merasa sakit hati atas labrakan Nikita Mirzani. Tak tanggung-tanggung, Elza Syarief juga turut mempolisikan semua pihak yang terkait dalam acara tersebut.
"Saya melaporkan semua yang terlibat dalam acara itu," ujar Elza Syarief saat ditemui awak media.
Elza sendiri memiliki alasan mengapa dirinya akan mempolisikan semua pihak.
Pengacara senior tersebut berdalih bahwa terdapat sebuah pembiaran saat dirinya dilabrak di acara tersebut.
"Terjadi pembiaran saya dianiaya, dilecehkan, dan kemudian beritanya disebarkan ke YouTube," paparnya.
Ia juga tak terima jika kesengsaraannya tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan komersil.
"Itu semuanya tujuannya adalah komersil. Kan kita tahu, setiap diputar di YouTube dapat satu dollar, dan sekarang sudah trending nomor satu," kata Elza Syarief.
"Jadi semuanya mencari keuntungan terhadap kesengsaraan saya," tegasnya.
Dengan berapi-api, Elza Syarief mengutarakan kekesalannya atas peristiwa tersebut.
"Tunggu aja tanggal mainnya. Saya ini bukan lawyer ecek-ecek yang bisa dikadalin," pungkas Elza Syarief.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo