Matamata.com - Roro Fitria tak mau terpuruk meski jalani kehidupan di penjara diakuinya begitu berat. Untuk mengurangi beban, selama huni hotel prodeo, dia terus sibukkan diri, termasuk jadi guru tari.
"Iya, saya mengajari nari dan nyanyi (penghuni lapas)," kata Roro Fitria di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kawasan Ampera, Kamis (5/9/2019).
Selain jadi guru tari bagi para penghuni Rutan Pondok Bambu, Roro Fitria juga rajin ikuti berbagai kegiatan lain. Aktivitas itu di bidang kerohanian, kesenian, hingga olahraga.
Roro Fitria saat ini tengah melakukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) atas vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hari ini, dia jalani sidang perdana PK yang diajukan.
Vonis 4 tahun Roro Fitria diputus majelis hakim PN Jakarta Selatan pada 18 Oktober 2018. Roro dinilai hakim terbukti melanggar pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika (menyimpan, menguasasi, memiliki).
Roro Fitria kemudian ajukan banding, namun ditolak oleh Pengadilan Tinggi Jakarta. Putusannya malah memperkuat vonis PN Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Wulan Guritno Cabut Gugatan, Ternyata Segini Loh Nominal Utang Sabda Mahesa
-
Dulu Mesra, Wulan Guritno Kini Tagih Hutang Sabda Ahessa Rp400 Juta Lewat PN Jaksel
-
Setahun Cerai Dari Andre Irawan, Roro Fitria Kini Pamer Kekasih Baru
-
Roro Fitria Ungkap Gelagat Aneh ART sebelum Diduga Gondol Perhiasan: Dia Mengelabui Nyai
-
Kehilangan Perhiasan Senilai 1 Unit Mobil, Roro Fitria Laporkan Orang Dekat
Terpopuler
-
Kementerian PU Tuntaskan SPPG Makan Bergizi Gratis di PLBN Wini dan Motamasin NTT
-
Puan Maharani Ingatkan Etika Mengkritik: Harus Santun dan Saling Menghargai
-
DPR Sahkan UU Pelindungan Saksi dan Korban, Atur Dana Abadi Hingga Independensi LPSK
-
Gibran Kritik Minimnya Penerangan dan Pemeliharaan Sentra Pendidikan Mimika
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo