Matamata.com - Ashanty tak hanya digugat secara perdata oleh mantan rekan bisnisnya, Martin Pratiwi. Istri Anang Hermansyah itu juga dilaporkan ke polisi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan.
Kuasa hukum Pratiwi, Udhin Wibowo, bahkan menyebut Ashanty kemungkinan besar bakal dipanggil polisi dalam waktu dekat.
"Mungkin nanti segera akan dipanggil terlapor (Ashanty). Nanti kalau terlapor nggak hadir, kita nggak tahu. Kemungkinan akan naik (statusnya)," kata Udhin saat dijumpai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2019).
Terkait tuduhan penipuan dan penggelapan, Udhin berdalih karena kliennya tak mendapat untung secara jelas oleh Ashanty. Hal tersebut tak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.
"Karena kan di dalam perjanjian itu jelas, hasil keuntungan itu dibagikan setengah-setengah. Namun pada faktanya, setengah dibagikan kepada kami itu tidak pernah disampaikan, entah itu uang ke mana, itu yang perlu penyidik dalami, larinya uang itu kemana dan siapa yang menerima manfaat," kata Udhin menjelaskan.
Di ranah perdata, Ashanty awalnya digugat Pratiwi di Pengadilan Negeri Tangerang. Tapi gugatan itu akhirnya dicabut dan kembali didaftarkan di Pengadilan Negeri Purwokerto.
Sementara nilai tuntutan Pratiwi terhadap Ashanty di PN Purwokerto diperbaharui menjadi Rp 14, 3 miliar. Tadinya ketika di PN Tangerang hanya Rp 9,4 miliar. (Revi Cofans Rantung)
Berita Terkait
-
Status Red Notice, Dato Sri Mohammed Shaheen Resmi Dihapus
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
-
Diduga Wanprestasi, Adly Fairuz Digugat Hampir Rp 5 Miliar di PN Jaksel
-
Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp19 Miliar untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar di Tengah Status Darurat Bencana
-
Aceh dalam Status Darurat: 22 Warga Tewas, Ribuan Warga Dievakuasi Akibat Banjir dan Longsor
Terpopuler
-
KPK Dalami Praktik Jual Beli Kuota Haji Lewat Direktur Marco Tour & Travel
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Menkeu Purbaya: Indonesia Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Lagi Ruang Inefisiensi
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo