Matamata.com - Dhawiya berharap suaminya, Muhamad Bin Anis bisa kembali melakukan rehabilitas yang kedua kalinya.
"Kami berupaya agar diberikan assessment kepada Muhamad biar dia bisa diobatin lagi," kata Dhawiya berharap, saat dijumpai di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019).
Di sela-sela kesibukan, Dhawiya mengaku kerap menyempatkan waktu untuk menjenguk suami tercinta. Putri Elvy Sukaesih itu ingin selalu tahu kondisi selama berada dalam penjara.
"Sesempatnya yang pasti support datang untuk dia. Pada saat aku nggak sibuk, aku lagi nggak kerja, kalau proses hukum saat ini masih dalam rutan Polda," ungkap Dhawiya.
Meski sang suami dua kali terbentur kasus narkoba, Dhawiya mengaku tetap mencintainya. Namun sayang memang, ia harus kembali menghadapi kasus yang sama, yang sempat menjeratnya pada Februari 2018 lalu.
"Aku pilih Muhamad karena dia orang yang menurut saya orang baik. Hanya saja narkoba itu nggak bisa kita ukur dari sisi situ aja," tutur Dhawiya.
Sebagaimana diketahui, Muhamad Bin Anis bersama soerang rekannya Mochammad Syafik dibekuk petugas di kawasan Cililitan, Jakarta Timur pada 5 Oktober 2019 dini hari. Dari tangan Muhammad Bin Anis, polisi menyita barang bukti berupa sabu.
Muhamad Bin Anis sebelumnya juga pernah ditangkap bersama Dhawiya pada Februari tahun lalu. Pengadilan belum lama ini menjatuhi hukuman berupa rehablitasi kepada keduanya. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo