Matamata.com - Wizzy baru saja merilis single terbaru berjudul "Hujan" di bawah label Falcon Music. Meski berjudul "Hujan", lirik lagu tersebut tidak bernuansa galau.
Sebabnya, ia meminta Tarararin Svmmerdose sebagai pencipta lagu sedikit mengubah lirik. Ia ingin lagu barunya ini lebih inspiratif.
"Lagu 'Hujan' ini sebenernya tuh lumayan galau liriknya. Tapi aku ubah, aku minta songwriter-nya ubah sedikit perspektifnya," ucap Wizzy, ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019).
"Jadi hujan ini yang bikin kita nggak galau, justru mengobati segala kegalauan, kegundahan kita," sambungnya.
Lagu "Hujan" sendiri mewakili spectrum warna hijau yang ada di album colors milik Wizzy. Bintang film Si Doel The Movie 2 ini menjelaskan, album perdananya menggunakan konsep empat spectrum warna, yakni merah, biru, hijau dan kuning.
"Nah si lagu 'Hujan' ini masuk di warna hijau," jelasnya.
Menurutnya, setiap warna mewakili proses pendewasaan Wizzy. Dimulai dari masa terpuruk hingga ia bisa bangkit.
"Kenapa warna hijau, karena warna hijau ini artinya melambangkan healing process," tutur Wizzy.
Berita Terkait
-
Wow! Diva Ramaniya Hadirkan Lagu 'Tempat Berlabuh', Suaranya Mirip Raisa
-
Kumara Perkenalkan 'Dari Ketiadaan', Debut Instrumental yang Meramu Psychedelic, Jazz, hingga Etnik Indonesia
-
Kedewasaan Musikal Naura Ayu dalam Single 'Lampu Jalan'
-
Paksiband Rilis 'Buta Murka', Kritik Politik Ganas dalam Balutan Keroncong
-
Hadirkan Nuansa Playful, Sisca Saras Comeback dengan Single 'Terbawa Suasana'
Terpopuler
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
-
Wamendagri Tegaskan Dana Otsus Papua 2026 Cair 100 Persen, Ini Faktanya
-
Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo