Matamata.com - Teka-teki kematian Lina Jubaedah eks Sule sudah terungkap. Hasil autopsi menunjukkan bahwa Lina meninggal karena sakit.
Menanggapi itu, Rizky Febian mengaku lega. Meski sempat merasa curiga dengan kematian sang ibu, kini dia sudah lebih tenang berkat hasil autopsi tersebut.
"Justru lega kok. Intinya saya baik-baik saja dengan keputusan hasil kemarin," kata Rizky Febian, ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2020).
Pelantun "Kesempurnaan Cinta" ini mengaku senang dengan hasil autopsi itu. Dengan begitu tidak ada lagi perasaan gelisah yang menghantuinya.
"Justru saya senang tidak ada yang dirugikan, tidak ada yang dituduh, tidak ada seperti apa-apa dan ya alhamdulillah kita baik-baik," ujar Rizky Febian.
Anak sulung dari pasangan Sule dan Lina Jubaedah ini kembali menegaskan, satu-satunya alasan mengajukan autopsi untuk menghidari rasa curiga.
"Justru ya itu tadi, untuk menghindari suuzon itu tadi, enggak mau, bahaya, dosa besar," ucapnya.
Pada Jumat (31/1/2020), Polrestabes Bandung menyatakan bahwa Lina Jubaedah meninggal dunia karena sejumlah penyakit yang dideritanya. Diantaranya adalah darah tinggi kronis, lambung dan batu di empedu.
Sebelumnya, Rizky Febian memilih melaporkan kematian ibunya itu ke polisi karena melihat adanya lebam. Dari situlah, polisi memutuskan melakukan autopsi. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Dari London, Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan
-
Prabowo Targetkan Bangun 10 Kampus Kedokteran dan STEM Berstandar Dunia pada 2028
-
Prabowo Beri Arahan Geostrategi ke Pimpinan TNI di Istana Merdeka, Ini Poin Utamanya
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
-
Retret Kabinet Merah Putih Hambalang: Satgas Jembatan Pamerkan Progres Awal Tahun 2026
Terpopuler
-
Para Pemenang DA 7, Tasya hingga April Siap Isi Program Ramadan Indosiar
-
Resmi Gabung Persija, Shayne Pattynama Jadi Pemain 'Multifungsi' Macan Kemayoran
-
Kemitraan Strategis dan Diplomasi Gaza: Saat Macron Jamu Prabowo di Istana lyse
-
Semangat Tanpa Batas: Di Usia 61 Tahun, Tatok Hardiyanto Kembali Sumbang Medali untuk Indonesia
-
Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Mesuji Tembus Pasar Global dan Ritel Modern
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season