Matamata.com - Kuasa hukum Lucinta Luna, Muhammad Milano mengatakan kondisi psikis kliennya tidak dalam keadaan baik-baik saja dalam kurun waktu enam bulan terakhir.
"Memang dari dalam enam bulan ini dia nggak pernah membalas (komentar netizen), tapi dia stres banget," ujar Muhammad Milano di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).
Dia juga memperlihatkan keadaan Lucinta Luna yang cukup memprihatinkan apabila tidak meminum obat penenang. Biasanya, emosi pemilik nama asli Muhammad Fatah itu tidak stabil.
"Ada videonya seperti apa Lucinta Luna kondisinya kalau dia nggak konsumsi obat penenang," sambungnya lagi.
Karena itu, Muhammad Milano beserta tim kuasa hukum lainnya terus mengupayakan agar Lucinta Luna mendapat rehabilitasi.
"Tapi kita tunggu sampai selesai pemeriksaan," tutur Muhammad Milano.
Seperti diketahui, Lucinta Luna ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap karena penyalahgunaan psikotropika golongan 4, di apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020) dini hari.
Dari situ polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pil ekstasi. Sedangkan setelah dilakukan pemeriksaan, Lucinta Luna positif menggunakan obat penenang yang mengandung benzo. (Ismail)
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo