Matamata.com - Lucinta Luna sempat membahas mengenai bullying yang diterimanya dari para netizen sebelum diamankan polisi karena kasus penyalahgunaan psikotropika.
"Ada gosip gue begini begitulah udahlah kita kan sama-sama manusia. Intinya semua orang punya kelebihan dan kekurangan termasuk aku, ratumu," kata Lucinta Luna di akun YouTubenya.
"Tolonglah setelah ini kita menjadi pribadi yang baik. Aku juga akan terus mencoba belajar memperbaiki diri, menjadi public figure yang dicintai masyarakat +62," sambungnya lagi.
Pelantun Bobo Dimana ini bilang sebetulnya bisa saja memilih bunuh diri. Tapi, dia selalu mencoba menguatkan diri.
"Coba kalau gue tinggal di Korea, elo tau kan apa yang terjadi? Tapi alhamdulillah ya Allah iman gue kuat," ucap Lucinta Luna.
Karena itu, dia berharap netizen berhenti berkomentar nyinyir. Dia ingin karya-karyanya juga diapresiasi dengan baik.
"Ratu berharap bisa menghibur masyarakat +62, karya ratu diapresiasi. Ratu ini manusia biasa seperti kalian," tutur Lucinta Luna.
"Habis ini gue harap semoga jari-jari keriting netizen yang gemes ngata-ngatain gue semoga berganti pujian. Atas usaha gue, kerja keras gue, hasil keringat gue, gue berusaha memperbaiki diri," pungkasnya. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Gibran Ajak Anak Muda Tak Gentar Suarakan Aksi Lingkungan Meski Dibully
-
Ahmad Dhani Polisikan Seorang Perempuan karena Diduga Lakukan Perundungan terhadap Anaknya
-
Kisah Inspiratif Ryan Adriandhy: Bertahan dari ADHD dan Bullying Sejak Kecil, Kini Sukses Menginspirasi
-
Cinta Kuya Sering Jadi Korban Bully, Astrid Kuya Bongkar Luka Lama Putrinya: Ternyata Sudah Pendam Sejak Kecil
-
Wajah Baru Sarwendah setelah Oplas malah Banjir Cibiran: Padahal Cantik Pas Natural
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo