Matamata.com - Terkait rencana pemerintah Arab Saudi menutup akses jemaah umrah untuk sementara, aktor Sahrul Gunawan menjadi salah satu pengusaha travel umrah dan haji yang panik. Calon suami Una Maulina itu terancam rugi miliaran rupiah.
Sahrul Gunawan pun berharap keputusan pemerintah Arab Saudi menutup perjalanan umrah bersifat sementara. Sehingga jemaahnya yang sudah terlanjur mendaftar di travel kepunyaannya perjalanannya bisa diundur.
"Saya sih berharap karena ini kebijakan dari Saudi, otomatis untuk visa dan tiket ya mundurlah paling tidak. Kalau hangus ya bisa miliaran rupiah, artinya ini kan masih harus ditelusuri," kata Sahrul Gunawan, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).
Diungkap Sahrul, para calon jemaahnya sejak tadi pagi sudah terus meneleponnya, menanyakan dan meminta kejelasan mengenai kabar itu.
"Dari tadi handphone krang kring krang kring terus, bingung juga jawabnya. Karena memang belum tahu pasti dan masih simpang siur," ujar Sahrul Gunawan.
"Yang saya ingin tanyakan bagaimana dampaknya kepada provider yang mengeluarkan visa dan airlines. Terlalu mendadak dan ya Insya Allah ada solusi," harap Sahrul Gunawan.
Sahrul Gunawan mengungkap jika dalam satu tahun jemaahnya bisa mencapai empat ribuan orang. Bahkan rencananya pada 28 Febuari dan 1 Maret nanti ia akan memberangkatkan sekitar 200 jemaah.
"Kalau aku sih belum banyak, setahun bisa 3.000 sampai 4.000 jamaah, itu totalnya. Aku kan ada program milad, di Maret awal itu yang banyak," jelas Sahrul Gunawan.
Terakhir, Sahrul Gunawan berharap ada solusi terbaik untuk masalah ini.
"Mudah-mudahan ada jalan keluar. Ini kan bukan rencana kita, pemerintah Saudi juga tujuannya baik, jangan sampai virus corona itu masuk tertular ke jemaah umrah Indonesia," kata Sahrul Gunawan. [Ismail]
Berita Terkait
-
PPIH Siapkan Buggy Car dan Layanan Ramah Disabilitas untuk Jemaah Haji Gelombang II di Bandara Jeddah
-
Tips Cegah Heat Stroke, PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Rajin Minum di Masjidil Haram
-
Persiapan Haji 2026: Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Siapkan 150 Inisiatif Berbasis AI
-
Menhaj Irfan Yusuf Lantik PPIH Embarkasi 2026: Layanan Haji Harus Inklusif dan Anti-Diskriminasi
-
MUI Bertemu Dubes Arab Saudi, Tegaskan Indonesia Tolak Segala Bentuk Penjajahan
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo