Matamata.com - Arya Satria Claproth ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan KDRT terhadap sang istri, Karen Idol.
Namun suami Karen Idol tersebut mangkir dalam panggilan polisi pada 19 Maret lalu.
Pemanggilan itu merupakan kali pertama bagi Arya setelah statusnya dinaikkan menjadi tersangka. Menanggapi hal itu Arya Satria Claproth enggan berkomentar.
Sementara kuasa hukum yang mendampinginya, menyebut pihaknya belum berani bicara banyak.
"Iya satu sisi di Bandung, Arya jadi tersangka. Kami belum bisa bicara banyak," ujar Andreas Nahot Silitonga selaku kuasa hukum ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2020).
Kuasa hukum menyebut absennya Arya dari pemanggilan polisi lantaran masih berduka. Apalagi, saat itu kondisinya dengan sang istri masih panas.
"Karena waktu itu memang waktu yang berdekatan pada saat Arya kehilangan putrinya. Dan serangan serangan (dari Karen) itu sudah banyak. Kita harus fokus ke laporan ini (SP3)," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kepolisian resmi menetapkan Arya Satria Claproth menjadi tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penetapan tersangka ini adalah tindak lanjut laporan Karen Pooroe ke Polrestabes Bandung terhadap suaminya itu.
Berita Terkait
-
Karen Pooroe Menangisi Kasus Kematian Anaknya yang Mandek: Saya Tersiksa
-
2 Tahun Tanpa Kejelasan, Karen Pooroe Pertanyakan Kasus Kematian Anaknya
-
Arya Claproth Dituntut 2 Bulan Penjara soal Kasus Dugaan KDRT Karen Pooroe
-
Terkait Kasus Kematian Putrinya, Karen Pooroe Datangi Polres Jaksel
-
Karen Pooroe Ngaku Ditipu Orang Dekat Pengacara Artis, Duitnya Dibawa Lari!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo