Matamata.com - Najwa Shihab terus meng-update isu pembebasan napi koruptor yang pernah tercetuskan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
Sebelumnya Menteri Yasonna mengusulkan untuk pembebasan napi koruptor atas dasar kelebihan kapasitas di penjara. Hal itu dilakukan demi mencegah penularan virus corona atau COVID-19.
Tentu hal itu mengundang reaksi masyarakat dan aktivis yang sangat mengutuk tindak pidana korupsi.
Najwa Shihab pun mengunggah pernyataan Presiden Jokowi terkait isu tersebut.
Di postingannya itu, Presiden Jokowi menjelaskan kalau selama ini napi koruptor belum masuk pembahasan terkait pembebasan napi karena COVID-19.
Menurut Jokowi, jadi dalam PP 99 tahun 2012 yang akan direvisi hanya pembebasan napi hanya untuk napi pidana umum.
Najwa pun menitipkan pesan pada Menteri Yasonna di caption postingannya pada Senin (6/4/2020).
"Clear. Terima kasih Pak @jokowi. Titip sampaikan juga ke Menteri Yasonna, usulan revisi PP tidak perlu dilanjutkan lagi," ungkap Najwa Shihab.
Beberapa netizen pun tampak lega melihat postingan Najwa Shihab di atas.
"Punya rencana pembebasan napi koruptor aja udah nggak bener. Syukurlah kalo udah clear," komentar @ridho_hafiedz.
"Media bagian penting demokrasi. Thankyou kak nana!" komentar @kenandgrat.
"Sehat trus ya mba nana. Terimakasih sudah prontaal," ungkap netizen lain.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Jokowi Pastikan Hadir dalam Gelar Perkara Khusus Dugaan Ijazah Palsu
-
Prabowo Sebut RS Kardiologi Emirates Indonesia Merupakan Gagasan Jokowi
-
Bawa Ijazah Asli, Jokowi Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu
-
Heboh! Ghina Putri, Adik Tsania Marwa yang Pesona dan Prestasinya Bikin Netizen Menyebutnya Calon Menantu Najwa Shihab
-
Sambut Bulan Puasa, Indosiar Siap Suguhkan Program Spesial Ramadan 2024
Terpopuler
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano