Matamata.com - Aktor Tio Pakusadewo kembali ditangkap atas kepemilikan obat-obatan terlarang jenis sabu. Sudah dua kali terjerat narkoba, Tio tampak kooperatif saat penggeledehan.
Namun, Tio Pakusadewo tampak gugup dengan terus menggosok-gosok lengan kirinya dengan tangan kanan. Saat ditanyai soal barang-barang yang ada di lemari, ia pun mengaku betul ada alat isap sabu alias bong di sebuah kotak dilemarinya.
"Apa ini pak tio?" Tanya petugas kepolisian.
"Alat hisap," ujar Tio lirih sambil menggosok-gosokkan lengannya.
Tio menjawab lirih saat kembali ditanyai untuk apa kegunaan alat tersebut. Pemain film Surat dari Praha itu tampak takut sekaligus pasrah.
"Untuk hisap sabu," jawabnya.
Kemudian, Tio disuruh duduk mengamati. Luntai, ia berjalan ke sofa sambil menggumam namun tak jelas apa yang digumamkannya.
Seperti diketahui, Tio Pakusadewo ditangkap narkoba dini hari tadi. Dia ditangkap di kediamannya yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan.
Polisi mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap dengan masker saat melakukan penggeledahan. Diketahui Indonesia sekarangs edang menghadapi penyebaran virus corona.
Sebelumnya, Tio Pakusadewo sendiri pernah diadili terkait kasus narkoba pada 2018. Kala itu, dia divonis sembilan bulan penjara dengan ketentuan rehabilitasi.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Terjerat Kasus Narkoba, Polres Jakbar Cokok Aktor Fachri Albar
-
Terungkap! Gegara Anggy Umbara, Tio Pakusadewo Mengaku Tersiksa di Film 'Kromoleo'
-
Nyabu Biar Kurus, Dalih Virgoun Icip Narkoba Bikin Ngakak: Dietlah Bukan Makan Narkoboy!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo