Matamata.com - Terciduk kasus narkoba, pesinetron Reza Alatas mengaku sebagai pengguna baru. Padahal, artis berusia 29 tahun tersebut sudah dua kali tertangkap dalam kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Yusri Yunus saat rilis di Polda Metro Jaya, Selasa (14/4/2020).
"Pengakuannya masih baru tapi kami tidak butuh pengakuan dia, semua yang tertangkap mengaku seperti itu. Jadi kami akan selidiki lebih lanjut," ujar Yusri Yunus.
Hal itu berdasar pada bukti 2018 silam di mana Reza Alatas ditangkap bersamaan dengan aktor Riza Shahab.
"Kalau teman-teman masih ingat 2018 juga RA pernah ditangkap. Saat itu penangkapan tidak ditemukan barang bukti, tapi yang bersangkutan setelah dicek urin positif metafetamin. Ini kali kedua ditangkap tapi kali ini dengan barang bukti. Waktu itu dia direhab, sekarang ini kita masih proses," jelasnya.
Reza Alatas diketahui ditangkap dengan barang bukti satu klip sabu seberat 0,25 gram, satu buah bong untuk menghisap sabu dan satu buah handphone.
Reza Alatas disangkakan pasal 112 subsider 127 UU No. 2009 tentang narkotika akibat perbuatannya yang melanggar hukum itu. Dia terancam pidana paling singkat 5 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Terjerat Kasus Narkoba, Polres Jakbar Cokok Aktor Fachri Albar
-
Nyabu Biar Kurus, Dalih Virgoun Icip Narkoba Bikin Ngakak: Dietlah Bukan Makan Narkoboy!
-
Nangis di Depan Eva Manurung usai Ditangkap, Virgoun Minta Ampun: Maafkan Aku Nakal
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo