Matamata.com - Popularitas Pangeran Abdul Mateen ternyata diketahui anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.
Namun, Kaesang Pangarep tak habis fikir dengan komentar nyinyir netizen yang menyandingkannya dengan pangeran asal Brunei Darussalam tersebut.
"Ya tetap aja jauh beda lah @kaesangp, kalau dibandingkan dengan putra raja Brunei yang satu potongan anak tukang meubel, yang satunya memang anak raja," ujar salah seorang netizen di Twitter.
Alih-alih marah, Kaesang Pangarep justru meminta maaf lewat akun Twitternya.
"Siap mohon maaf, saya akan perbaiki diri saya untuk menjadi lebih baik," jelas Kaesang Pangarep.
Sontak saja, cuitan Kaesang Pangarep di Twitter itu pun langsung banjir dikomentari.
"Sabar aja mas @kaesangp tidak jadi rendah dan hina oleh cacian. Berdoa saja semoga kita semua terhindar dari segala bentuk fitnah dunia," kata netizen @MFauzi91164551.
"Saya salut sama sampean @kaesangp begitu rendah hati menghadapi manusia nyinyir kayak begitu," imbuh akun @SangKelana_.
"Cara indah membalas nyinyir dengan memperbaiki diri. Semangat Mas Kaesang," terang netizen @sigitmarjaya.
"Komentar balasan yang sangat halus tapi penuh arti yang menghujam. Itu bagi yang paham," jelas akun @MatJohar2.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Jokowi Pastikan Hadir dalam Gelar Perkara Khusus Dugaan Ijazah Palsu
-
Prabowo Sebut RS Kardiologi Emirates Indonesia Merupakan Gagasan Jokowi
-
Bawa Ijazah Asli, Jokowi Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu
-
Adu Kekayaan Titiek Soeharto Vs Iriana Jokowi, Siapa Paling Tajir?
-
Tabiat Songong Mayor Teddy Terungkap, Mayor Kok Berani Damprat Kolonel!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo