Matamata.com - Cinta Penelope mengaku bahagia bisa menjalani Ramadan tahun ini dengan suami tercintanya, Taha Gokhan Arikan.
"Alhamdulilah, seneng puasa tahun ini bareng suami," kata Cinta Penelope saat dihubungi Matamata.com, Sabtu (25/4/2020).
Sayangnya, suami Cinta Penelope memastikan tidak bisa menjalani ibadah puasa tahun ini karena menderita penyakit gula.
"Suami aku nggak puasa karena beliau harus insulin. Sehari lima kali," terang Cinta Penelope.
Selain harus suntik insulin sebanyak lima kali, suami Cinta Penelope juga harus makan setiap dua jam sekali.
"Jadi suami aku juga harus makan per dua jam. Karena pankreasnya nggak bisa bekerja sendiri dengan insulin," jelas Cinta Penelope.
Pada Ramadan tahun kemarin, Taha sudah mencoba untuk melaksanakan puasa. Tapi karena dipaksa, gula di dalam tubuhnya semakin memburuk bahkan mengakibatkan punggung patah.
"Tahun kemarin dia (Taha) mencoba untuk puasa. Gulanya droop, rendah sehingga punggungnya patah. Jadi ada sekitar 15 jahitan di punggungnya dan ada besi," kata Cinta Penelope.
Kita doakan saja ya semoga suami Cinta Penelope lekas sembuh. (Ismail)
Berita Terkait
-
Cinta Penelope Gugat Cerai Suami Tapi Ngaku Masih Sayang, Kok Bisa?
-
Bukan KDRT, Ini Alasan Cinta Penelope Mantap Gugat Cerai Suami Turki
-
Profil dan Biodata Cinta Penelope yang Dikabarkan Cerai Lagi dengan Suami Keempat
-
3 Tahun Nikah, Cinta Penelope Gugat Cerai Suami asal Turki
-
Cinta Penelope Gugat Cerai Suami asal Turki
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo