Matamata.com - Aktor Dwi Sasono hanya sebagai pemakai dalam kasus narkoba sudah dipastikan oleh Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Vivick Tjangkung. Diketahui pada 26 Mei lalu, suami penyanyi Widi Mulia itu ditangkap di kediamannya dengan barang bukti ganja seberat 16 gram.
"Sudah kami lakukan buka komunikasinya dan sama sekali tidak ada temuan indikasi pengedar," kata Vivick Tjangkung, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (2/6/2020).
Vivick juga menegaskan kalau Dwi Sasono membeli ganja sebanyak itu hanya untuk stok dan dikonsumsi sendiri. "Dia hanya sebagai pembeli untuk di pakai," jelasnya.
Diketahui pada 26 Mei 2020, Dwi Sasono diciduk polisi di kediamannya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Polisi menemukan ganja seberat 16 gram yang disimpan di atas lemari dalam penangkapan tersebut.
Dwi Sasono merupakan salah satu aktor cemerlang di Tanah Air. Film layar lebar, sinetron, hingga FTV sudah dibintangi oleh aktor berusia 40 tahun ini. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Anya Geraldine Punya Hikmah Usai Bintangi Film 'Mendadak Dangdut', Makin Sayang Orang Tua
-
Terjerat Kasus Narkoba, Polres Jakbar Cokok Aktor Fachri Albar
-
Nyabu Biar Kurus, Dalih Virgoun Icip Narkoba Bikin Ngakak: Dietlah Bukan Makan Narkoboy!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo