Matamata.com - Polisi mengatakan bahwa tarif artis HH dibayar puluhan juta untuk sekali kencan.
"Jumlahnya ya puluhan juta lah," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko di kantornya, Senin (13/7/2020).
Namun, Riko tak merinci angka pasti dari transaksi tersebut.
Kini pihak kepolisian sedang melakukan penelusuran terkait muncikari yang menghadirkan HH di Medan.
"Sekarang sedang kembangkan terkait mucikari yang menghadirkan HH ke Kota Medan," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, HH ditangkap di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara, pada Senin (13/7/2020) dini hari. Tak sendiri, dia diamankan bersama R, lelaki yang memesan jasa seksnya.
Dalam penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti satu kotak kondom, ponsel, dan kartu ATM.
Polisi menggiring HH ke Mapolrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Medan.
Saat digiring ke Mapolrestabes Medan, HH tampak mengenakan jaket warna biru dan menutupi wajah menghindari serbuan awak media.
Kontributor: Muhlis
Berita Terkait
-
Robby Abbas Ungkap Artis Berinisial TB Pernah Kantongi Rp400 Juta Sehari dari Praktik Prostitusi Eksklusif
-
Denny Darko Ramal Ada Nama Besar yang Tersandung Prostitusi Seleb di 2022
-
Benarkah Langganan Cassandra Angelie dari Kalangan Pejabat?
-
Sudah Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi Tak Menahan Cassandra Angelie
-
Cassandra Angelie Dibawa Teman Muncikari ke Jaringan Prostitusi
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo