Matamata.com - Nikita Mirzani kembali bersuara terkait UU Cipta Kerja Omnibus Law setelah sebelumnya ia mengkritik Puan Maharani saat diduga mematikan microphone. Sosok yang disebut Nyai ini kembali mengingatkan agar terus bersuara sebagai rakyat. Ia pun tak terima jika negara menjadi makin hancur karena aturan yang dibuat pemangku jabatan.
"Dan kalian tidak boleh terprovokasi yah. Negara ini sudah hampir hancur oleh orang-orangnya itu sendiri dengan aturan yang mereka buat sendiri untuk kepentingan sendiri," tulis Nikita Mirzani.
Ibu tiga anak ini juga menyatakan harus meluruskan soal Omnibus Law, bukan merusak fasilitas negara yang ada. Ia meminta untuk para pendemo tarik napas dahulu sebelum merusak barang.
"Sering-sering tarik nafas kalau emosi sudah hampir masuk ke jiwa kalian. Demo kali ini adalah demo untuk menolak Omnibus Law. Bukan untuk menghancurkan apa yang kalian lihat di depan mata kalian," tulis Nikita Mirzani.
Di akhir Instagram story miliknya, Nikita Mirzani pamit ingin syuting dulu. Ia pun berniat akan ikut demo jika syuting lebih cepat selesai. "Aku syuting dulu yah. Mudah-mudahan cepet syutingnya biar bisa ikut kalian demo teman-teman," dukung Nikita Mirzani.
Wah, Nikita Mirzani pengen ikut demo juga perihal UU Cipta Kerja Omnibus Law. Gimana nih pendapatmu?
Berita Terkait
-
KPK Dorong Reformasi Politik, Serahkan Rekomendasi Tata Kelola Parpol ke Presiden dan DPR
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
-
Ribuan Peserta Terindikasi Curang di UTBK 2026, Puan Maharani Desak Perbaikan Sistem
-
Puan Maharani Ingatkan Etika Mengkritik: Harus Santun dan Saling Menghargai
-
DPR Sahkan UU Pelindungan Saksi dan Korban, Atur Dana Abadi Hingga Independensi LPSK
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo