Matamata.com - Iyut Bing Slamet ditangkap karena kasus narkoba dua kali ini. Sebelumnya, adik aktor Adi Bing Slamet tersandung kasus yang sama di tahun 2011.
Dalam gelar perkara kasus narkotika Iyut Bing Slamet di Polres Jakarta Selatan, Sabtu (5/12/2020) terungkap bahwa artis 52 tahun itu memakai sabu sejak 2004.
"(Sebelum ditangkap) yang bersangkutan terakhir pakai 1 Desember 2020. Memang yang bersangkutan memakai (sabu) dari 2004)," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono dalam jumpa pers.
Menurut Kombes Budi, Iyut Bing Slamet memakai sabu putus sambung dengan berbagai penyebab.
"Pakai dari 2004, setelah itu putus sambung. Kadang pakai tergantung kondisi keuangan dan lainnya," jelas Kombes Budi.
Iyut Bing Slamet ditangkap polis dari Polres Jakarta Selatan di kediamannya di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2020) pukul 23.00.
Dari penangkapan itu, polisi menemukan alat isap, dua korek gas dan plastik tempat menaruh sabu.
Saat dites urine, Iyut Bing Slamet positif metafetamin. Atas kasus tersebut, Uci dikenakan Pasal 127 ayat 1 UU No.3 Tahun 2009 sebagai pengguna narkotika.
Berita Terkait
-
Iyut Bing Slamet Akhirnya Buka Suara: Saya Minta Maaf dan Sangat Menyesal!
-
Hasil Assessment Sudah Keluar, Iyut Bing Slamet Disarankan untuk Direhab
-
Keluarga Ajukan Permohonan Rehab untuk Kasus Iyut Bing Slamet
-
Iyut Bing Slamet Tersenyum saat Keluar dari Polres, Siap Jalani Assessment?
-
Video Putri Denada Banjir Doa, Iyut Bing Slamet Nangis Terjerat Narkoba
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo