Matamata.com - Margin Wieheerm mengungkap alasannya mantap menikah dengan Ali Syakieb. Maklum, dia kini masih berusia 20 tahun.
"Lebih kayak untuk apa pacaran lama-lama kalau sudah ada orang yang tepat. Jadi awalnya tuh aku pulang umrah, abis pulang umrah kayaknya ngerasa udah nemu yang pas yaudah tunggu apa lagi," tuturnya.
Dengan mengucap bismillah, perempuan berdarah Pakistan - Indonesia ini yakin Ali Syakieb adalah sosok laki-laki yang bisa memgayominya.
"Seyakin aku sama Allah aja, bismillah aja, doanya semoga sakinah mawadah warohmah," kata Margin Wieheerm.
Sementara itu jelang menikah, Margin Wieheerm dan Ali Syakieb rupanya menerapkan tradisi dipingit.
Pertemuan terakhir mereka terjadi saat momen lamaran yang digelar pada 23 Januari lalu di salah satu hotel di Bandung, Jawa Barat.
"Komunikasi sih tetep ya, karena kan udah dari semenjak lamaran kemarin udah nggak ketemu-ketemu kan," kata Margin Wieheerm dikutip dari kanal KH Infotaiment, Selasa (2/2/2021).
Tak dipungkiri perempuan asal Bandung tahun ini ia merindukan calon suaminya karena sebelumnya mereka selalu tampil berdua diberbagai kesempatan. Untungnya mereka masih intens komunikasi meski hanya pakai video call.
"Kayak ada rasa kangen juga, jadi paling sekarang video call atau chatan aja," ungkapnya.
Berita Terkait
-
8 Adu Gaya Artis Caleg saat Kampanye, Penampilannya Merakyat Cocok untuk Blusukan
-
Ali Syakieb Gabung Partai Politik dan Nyaleg, Fans Kecewa
-
Ali Syakieb Nyaleg dari Partai Banteng Moncong Putih, Fans Auto Unfollow
-
10 Inspirasi OOTD Serba Hitam Ala Margin Wieheerm, Tetap Stylish dan Keren
-
7 Artis Gabung Partai Politik Jelang Pemilu 2024, Al Ghazali dan El Rumi Kompak Pilih Gerindra
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo