Matamata.com - Attila Syach irit bicara usai jalani pemeriksaan terkait status tersangkanya dalam dugaan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dilaporkan mantan istrinya sendiri, Bunga Sophia, ia menganggap laporan ini bukan hal besar baginya.
"Ini mah enggak ada apa-apanya (laporan) ecek-ecek aja," ujar Attila Syach usai jalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021).
Adik kandung Attalarik Syach ini merasa kasus ini bukanlah suatu hal yang harus dipusingkan atau membebaninya. Baginya, ia masih punya masalah lain yang harus dirisaukan demi menjalani hidupnya.
"Kita semua punya masa depan, kehidupan itu bukan hanya diri kita," kata Attila Syach.
Disinggung soal kerugian yang dialami akibat masalah ini, Attila tak menjawab. Baginya, hidup bukanlah soal untung rugi.
"Kita itu bukan berdagang ya. Jadi tidak," ujarnya seraya tertawa.
Bona Silaban selaku kuasa hukum dari Attila mengatakan bahwa pihaknya ingin ada sebuah mediasi. Namun, hingga kini pihaknya mengaku sulit menjalin komunikasi dengan pelapor.
"Untuk saat ini belum ya (komunikasi) dia menutup diri ya. Kita lihat saja nanti berjalannya waktu," jelas Bona.
Sekira 3 jam Attila Syach menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan terkait statusnya sebagai tersangka.
Attila dilaporkan oleh mantan istrinya atas dugaan tindak KDRT. Attila disangkakan pasal 45 undang-undang kekerasan dalam rumah tangga. Atas sangkaan tersebut, jika terbukti, Attila bisa dihukum penjara tiga tahun.
Berita Terkait
-
Putra Attila Syach Berkelahi Melawan 3 OTK yang Bawa Kabur Kardin
-
Anak Attila Syach Diduga Diculik oleh Bunga Sophie Sang Mantan Istri
-
Hamil di Luar Nikah, Wulan Guritno Disentil Attila Syach: Dia Pingsan Gua Tinggal
-
6 Artis Pisah Lama dari Anak, Attila Syach Baru Sekali Ketemu Shaloom dalam 20 Tahun
-
Lama Tak Berjumpa Shalom, Attila Syach Minta Putrinya Jaga Diri dalam Pergaulan
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo