Matamata.com - David NOAH mengaku bahwa ia merasa dirugikan dengan tuduhan penggelapan dana Rp 1,1 miliar oleh Lina Yunita. Tapi ia tak mau memperkeruh keadaan dengan mempermasalahkan hal tersebut.
"Ya pasti lah (dirugikan), tapi memang kalau harus dilewati ya sudah," kata David NOAH usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021).
Ditanya apakah dirinya ingin melaporkan balik jika tuduhan terhadapnya tak terbukti, pemilik nama lahir David Kurnia Albert Dorfel itu mengaku tidak tidak terpikirkan.
"Tidak ada niatan ya, karena teman saya (Lina Yunita) juga lagi sakit, gimana ya," ujar mantan suami Gracia Indri itu.
Kuasa hukum David NOAH, Hendra menambahkan pihaknya tetap mengupayakan jalur perdamaian. Upaya itu bahkan telah dilakukan jauh sebelum pemain kibor dari grup musik Noah itu dilaporkan Lina Yunita ke polisi.
"Kami sudah jalin komunikasi dan sudah mediasi. Seperti saya sampaikan dalam konferensi pers, bahwa kemungkinan kami mediasi untuk musyawarah mufakat untuk damai kekeluargaan," ujar Hendra.
"Itu yang akan kami tempuh dan itu sudah kami lakukan sejak Juli jauh sebelum laporan ini terjadi," kata Hendra menambahkan.
David NOAH dilaporkan oleh Lina Yunita ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan uang sebesar Rp1,1 miliar. Laporan terhadap mantan suami Gracia Indri ini dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada 5 Agustus 2021.
Berita Terkait
-
'Perasaan Saya Sudah Gak Enak', David NOAH Ungkap Momen sebelum Istri Rio Alief Meninggal
-
Pelapor David NOAH dalam Kasus Utang Rp 1,1 M Meninggal Dunia
-
Kasus Penggelapan Uang Rp 1,15 Miliar David NOAH Berujung Damai
-
Sepakat Damai, Lina Yunita Tunggu Pelunasan David NOAH Tanpa Cicilan
-
6 Artis Pria Digugat Cerai karena Dugaan KDRT, Terkini Ada Jonathan Frizzy
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo