Matamata.com - Ibu Naufal Samudra, Lenny Ratnasari Weichert, menegaskan tidak ada barang bukti narkoba saat menangkapan anaknya pada 7 Januari 2022.
Oleh karena itu, ibu Naufal Samudra meyakini jika anaknya tidak menggunakan narkoba.
"Terima kasih untuk bu RT, pak RW, kakakku, dan keluarga yang mendampingi anakku dalam penggeledahan dan tidak menemukan apapun yang terkait," ujarnya dikutip dari Instagram @lennywichert.
Terlepas dari itu, Lenny Ratnasari selaku ibu Naufal Samudra wejangan kepada sang anak.
"Seperti biasa seorang ibu, tentunya akan mengingatkan dia untuk salat Jumat," ucapnya.
Tidak hanya itu, Lenny Ratnasari juga turut memberikan dukungan emosional kepada anaknya yang kini ditahan di Polda Metro Jaya.
Kendati demikian, dukungan Lenny Ratnasari yang baru bisa diberikan masih terhalang jarak.
"Aku harus men-support dan mendampingi semaksimal mungkin secara komunikasi dan video call karena masih dalam perjalanan," katanya.
Lenny Ratnasari juga mengucapkan permintaan maaf kepada Naufal Samudra lantaran belum bisa mendampinginya sebab masih di perjalanan Yogyakarta ke Jakarta.
"Maafkan kami tidak ada di sampingmu secara fisik, but you know we love you, nak. And we never let you alone apapun yang terjadi," tuturnya.
Unggahan sang ibu yang yakin tidak ada barang bukti narkoba saat penggeledahan menuai reaksi positif netizen.
"Yang kuat sabar ya kak," kata seorang netizen, "Semoga diberi yang terbaik," balas netizen lain, "Semangat dan sabar," ucap netizen yang lain.
Sementara itu, beberapa netizen memberikan kritikan dan sindiran atas penangkapan Naufal Samudra yang tersandung kasus narkoba.
"Yang penting sopan," ujar netizen, "Gak ada barang bukti, tapi kalau tes urin positif gimana?" timpal netizen lain, "Sopan aja dulu ya," pungkas seorang netizen.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo